Alasan Daihatsu Indonesia Belum Ada Rencana Jual Rocky

Rayhand Purnama, CNN Indonesia | Selasa, 05/11/2019 01:32 WIB
Alasan Daihatsu Indonesia Belum Ada Rencana Jual Rocky Ilustrasi Daihatsu. (www.daihatsu.com)
Jakarta, CNN Indonesia -- Daihatsu Indonesia belum ada rencana memasarkan Rocky di Indonesia pasca debutnya di Tokyo Motor Show (TMS) 2019 yang baru saja berlangsung Tokyo Big Sight dan Odaiba Area, Jepang.

Direktur Marketing Astra Daihatsu Motor (ADM) Amelia Tjandra menilai bila dijual di Indonesia, Rocky akan masuk ke dalam segmen compact SUV, namun peluncurannya di dalam negeri belum mendesak.

Di Indonesia, pesaing terdekat Rocky, yaitu Suzuki Ignis, namun dijelaskan Amelia dimensi Rocky lebih besar. Untuk urusan mesin, Ignis tersedia 1.200 cc sedangkan Rocky 1.000 cc turbo.


"Sekarang itu tidak ada [pesaing Rocky], ada Ignis, tapi lebih kecil [kapasitas mesin Rocky]. Kalau ini Rocky lebih besar dari Ignis [dimensinya]," kata Amelia di Sunter, Jakarta Utara, pekan lalu.

"Lalu HR-V itu lebih gede, kemudian Jimny lebih kecil [dimensinya daripada Rocky]. Jadi belum ada susah dibandingkan, belum ada kompetitornya. Saya susah menjawab soal Rocky karena memang belum ada planning kami ini. Sampai hari ini belum ada,"ucap Amelia kemudian.

Rocky memiliki berat 980 kg dan panjang 3.995 mm, tinggi 1.695 mm, lebar 1.620 mm, dan jarak sumbu roda 2.525 mm. Model ini menggunakan platform Daihatsu New Global Architecture (DNGA).

Mesin Rocky 1.000 cc tiga-silinder 12-katup turbo yang bisa melepas untuk 98 tenaga kuda pada 6.000 rpm dan torsi 140,2 nm pada 2.400-4.000 rpm. Mesin itu dikawinkan dengan transmisi CVT. Untuk sementara ini SUV tersebut hanya untuk pasar domestik Jepang.

Rocky versi produksi merupakan pengembangan dari SUV konsep DN Trec yang diperkenalkan di TMS 2017. Menggunakan nama Rocky, tapi mobil beda dari jip Rocku yang pernah dijual Daihatsu beberapa tahun silam.

Daihatsu pernah meluncurkan jip dengan desain 'serba kotak' dengan karakter jangkung pada Daihatsu Taft keluaran 1988 kode F75 atau biasa dikenal Rocky. Mobil tersebut sempat populer di Indonesia karena 'kebandelan' mesinnya dan kaki-kakinya melibas berbagai kontur jalan. (ryh/mik)