Saat dihubungi The Wall Street Journal, salah satu karyawan Xerox mengatakan pihaknya sedang melakukan pembicaraan dengan perusahaan yang berkantor pusat di Palo Alto, California itu secara intensif.
Lebih lanjut, dia mengungkapkan HP memasang harga cukup tinggi kepada Xerox. Namun, juru bicara HP enggan berkomentar soal kabar itu.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sebelumnya, HP dikejutkan oleh mundurnya Dion Weisler dari jabatan CEO pada 22 Agustus 2019. Pimpinan HP bagian printer, solusi bisnis, dan imaging, Enrique Lores resmi menggantikan posisi Weisler pada 1 November lalu.
"Atas nama para pimpinan, kami menghormati keputusan Dion untuk mendukung keluarganya," jelas Chip Bergh, kepala pimpinan dewan HP.
HP Inc yang berbasis di Palo Alto, California, merupakan perusahaan yang menjalankan bisnis perangkat keras yang memproduksi laptop dan perangkat keras lainnya. HP Inc sebelumnya merupakan bagian dari Hewlett Packard Company.
Pada 31 Juli 2019, pendapatan HP tercatat US$14,6 miliar, sedikit di bawah perkiraan analis. Pendapatan ini tergerus dari buruknya penjualan bisnis printer mereka.
[Gambas:Video CNN] (din/lav)