AHM 'Rahasiakan' Status Pemeriksaan Massal PCX

Rayhand Purnama, CNN Indonesia | Senin, 02/12/2019 11:16 WIB
AHM 'Rahasiakan' Status Pemeriksaan Massal PCX Pemeriksaan massal Honda PCX di Indonesia mulai dilakukan pada November 2019. (Foto: Dok. Astra Honda Motor)
Ambarawa, CNN Indonesia -- Astra Honda Motor (AHM) pada bulan lalu memanggil sejumlah konsumen PCX150 eSP terkait pemeriksaan komponen sprocket cam yang menyebabkan mesin mati mendadak. Cara Honda dengan mengirimkan surat kepada konsumen pemilik skuter matik (skutik) PCX untuk dilakukan perbaikan.

Terkait perkembangan tersebut, pihak AHM masih enggan membeberkan informasinya. Beredar kabar ada lebih dari konsumen skutik PCX yang dikirimi surat oleh AHM, dan beberapa sudah mengunjungi dealer resmi AHM untuk dilakukan perbaikan.

"Ya kami masih melihat konsumen kondisinya seperti apa," kata Direktur Marketing Astra Honda Motor (AHM) Thomas Wijaya kepada wartawan di Ambarawa, Jawa Tengah.


Sprocket cam menjadi komponen vital pada mesin kendaraan. Informasi yang beredar di dunia maya bila komponen itu bisa mengakibatkan mesin motor PCX mati secara tiba-tiba, bahkan mati total dan sulit dinyalakan.

Pemanggilan konsumen terkait masalah tersebut sudah berlangsung sejak awal November 2019, namun pihak Honda ogah menyebut jika aktivitas itu adalah pemanggilan massal (recall) karena indikasi 'cacat' produksi.

Thomas menjelaskan jika konsumen disarankan mengunjungi dealer motor Honda terdekat untuk sekadar melakukan pemeriksaan. Jika terjadi kerusakan, pihak AHM bersedia bertanggung jawab mengganti komponen yang rusak dan tidak mengenakan biaya sepersen pun ke konsumen.

"Sejauh ini hanya melakukan pemeriksaan ke motor PCX. Ya kami lihat kondisi dan masalah (motor konsumen) seperti apa. Kalau perlu ada yang perlu diganti ya kami lakukan pergantian," ujar Thomas.

Thomas menambahkan bahwa konsumen merasakan keluhan yang berbeda terkait kerusakan sprocket cam, namun Ia tidak bersedia mengungkapnya. Sebab kerusakan dimaksud harus diteliti di bengkel resmi oleh mekanik.

"Ya ada yang beda-beda, tidak semua sama, ya ada beberapa lah. Kami masih evaluasi lah, kan masing masing beda-beda," ucap yang memastikan surat pemeriksaan motor PCX yang dilayangkan ke konsumen untuk kenyamanan konsumen dan bukan bagian proses recall.

(ryh/mik)


BACA JUGA