Harley-Davidson Selundupan Dirut Garuda Simpanan Kolektor

CNN Indonesia | Jumat, 06/12/2019 11:23 WIB
Harley-Davidson Selundupan Dirut Garuda Simpanan Kolektor Harley-Davidson selundupan Dirut Garuda Indonesia merupakan barang langka. (CNN Indonesia/Yuliyanna Fauzi)
Jakarta, CNN Indonesia -- Harley-Davidson bekas yang diselundupkan Direktur Utama Garuda Indonesia I Gusti Ngurah Ashkara Danadiputra (Ari Ashkara) bukan barang sembarangan. Motor gede ini tergolong langka dan bisa dibilang simpanan kolektor.

Ari diketahui melakukan tindakan ilegal setelah kedapatan memasukkan satu unit Harley-Davidson dalam bentuk terurai melalui pesawat baru Garuda Indonesia yang terbang dari Prancis. Selain motor terdapat juga sepeda Brompton di dalam pesawat yang total mengangkut 21 penumpang.


Harley-Davidson Selundupan Dirut Garuda Simpanan KolektorKementerian Keuangan merilis temuan komponen motor Harley Davidson bekas dan dua buah Sepeda Brompton ilegal yang masuk ke Indonesia melalui pesawat Airbus A330-900 milik Garuda Indonesia. (CNN Indonesia/Yuliyanna Fauzi)
Dealer Principal Anak Elang Harley-Davidson of Jakarta Sahat Manalu menuturkan dari foto yang beredar menunjukkan moge yang diselundupkan merupakan FLH Electra Glide Shovelhead. Kata dia motor ini barang langka dan tidak pernah dijual secara resmi di dalam negeri.


Sebelumnya pihak Kementerian Keuangan menyebut motor ini diperkirakan diproduksi 1970-an. Pada era itu belum ada dealer resmi Harley-Davidson di Indonesia.

"Ya itu collector's item sebetulnya," kata Sahat kepada CNNIndonesia.com, pada Jumat (6/12).

Sahat menjelaskan Shovelhead merupakan tipe mesin yang digendong motor itu sementara sasis menggunakan jenis FLH dengan buntut softtail. Shovelhead sendiri diketahui diproduksi mulai 1966 menggantikan generasi mesin sebelumnya bernama Panhead.

Shovelhead terakhir diproduksi pada 1984. Setelah itu nama mesin Harley-Davidson beralih menjadi bernama Evolution, Twin Cam, dan saat ini Milwaukee-Eight.

"Mesin [FLH Electra Glide Shovelhead] di atas 1.000 cc, tapi pasnya saya kurang tau. Soalnya saya itu kan sukanya motor Harley baru yang canggih-canggih," katanya.

Harley-Davidson klasik seperti pilihan Dirut Garuda Indonesia ini terbilang langka di Indonesia. Meski begitu model yang sama populer di negara asal Harley-Davidson, Amerika Serikat.

Sahat tidak bisa memastikan seberapa langka motor itu di dalam negeri, namun dia memperkirakan jumlahnya cuma puluhan unit.

"Langkanya tidak sampe 50 unit kayaknya. Itu collector's item," ucap Sahat.

Mirip Harley-Davidson Elvis Presley

Model Harley-Davidson selundupan Ari juga sempat diminati orang tersohor, salah satunya legenda rock n roll Elvis Presley. Elvis sempat membeli FLH 1200 Electra Glide produksi 1976.

Motor musisi yang terkenal sejak era 1970-an tersebut pernah masuk rumah lelang GWS pada Agustus 2019. Harganya diperkirakan US$1,75 juta- US$2 juta (Rp24,5 miliar - Rp28 miliar).

Elvis membeli motor itu satu tahun sebelum ia meninggal pada 1977. Dia juga diketahui baru sebentar mengendarainya mengingat odometer hanya menunjukkan 202 km.

"Harley Davidson FLH 1200 Electra Glide tahun 1976 milik Elvis Presley - Ini adalah sepeda motor terakhir Elvis Presley yang pernah dia beli, yang dibeli pada 11 Agustus 1976," demikian isi deskripsi lelang Harley Elvis, mengutip Visordown. (ryh/fea)