Saat ini layanan eSIM baru didukung oleh iPhone 11, 11 Pro, dan 11 Pro Max yang mengusung teknologi dual SIM. Namun di Indonesia, slot pertama bisa menggunakan kartu nano SIM dan slot kedua berupa eSIM. Saat ini, baru Smartfren yang sudah menawarkan layanan eSIM di Indonesia.
Saat ditanya, Indra Mardiatna, Vice President Technology Strategy Telkomsel menyebut perusahaannya berencana untuk menerapkan teknologi ini, namun tidak akan dikeluarkan kepada konsumen Indonesia dalam waktu dekat.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Sekarang ini XL Axiata sedang mempersiapkan secara menyeluruh, baik teknologi eSIM maupun model bisnisnya dengan melakukan kajian - kajian lebih jauh," tuturnya.
[Gambas:Video CNN]
"Iya," tulisnya.
Saat ditanya ke Tri soal penerapan eSIM, Wakil Direktur Utama Tri Indonesia Danny Buldansyah hanya menjawab singkat.
"Belum," tulisnya kepada CNNIndonesia.com lewat pesan teks, Selasa (10/12).
Sementara Indosat Ooredoo tidak memberikan respons terkait hal ini.
Selain itu, dalam penerapan eSIM menurut Indra perusahaannya akan mentaati regulasi atau kebijakan yang dikeluarkan oleh
pemerintah nantinya.
Menurut Indra, keuntungan penggunaan eSIM bisa membuat dimensi perangkat menjadi lebih kecil. Sebab, perangkat tak perlu menyediakan slot khusus untuk kartu SIM. Sehingga layanan ini sangat cocok digunakan untuk perangkat wearable (smart watches, smart glasses) dan perangkat IoT. (jnp/eks)