Ahli Beberkan Cara Auto Like Seperti Facebook Anies Baswedan

CNN Indonesia | Senin, 13/01/2020 14:41 WIB
Ahli Beberkan Cara Auto Like Seperti Facebook Anies Baswedan Logo Facebook. (AFPTV).
Jakarta, CNN Indonesia -- Sejumlah pengguna Facebook mengeluhkan bahwa akunnya memberi tanda 'like' (suka) secara otomatis pada fanpage Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan. Padahal mereka tak pernah merasa mengklik di fanpage tersebut.

Keluh kesah hingga aduan dari para pengguna Facebook pun memenuhi halaman media sosial.

Pakar keamanan siber dari Communication & Information System Security Research Center Pratama Persadha menjelaskan fenomena tersebut. Menurut dia, setidaknya ada tiga cara yang membuat para pengguna Facebook tiba-tiba memberikan 'like' ke fanpage Anies.


Pertama adalah auto likes. Fitur ini menggunakan script ilegal yang harus diperbarui terus menerus, karena sistem pengamanan Facebook juga terus mendeteksi dan melakukan blok terhadap script ilegal ini.


Ia mengatakan script model ini digunakan untuk melakukan auto like pada unggahan dan menambah jumlah pengikut di fanpage.

"Namun Facebook sudah melakukan blok pada alat-alat ilegal tersebut. Namun tidak menutup kemungkinan ada bug yang membuat tools baru dengan cara kerja serupa lolos dari pengamatan Facebook," kata Pratama saat dihubungi CNNIndonesia.com, Senin (13/1).

Kedua, Facebook memberikan fitur berbayar lewat iklan untuk mempromosikan fanpage dan dalam fanpage tersebut.

[Gambas:Video CNN]
"Setiap promosi akan mempunyai tanda keterangan sponsor atau promosi. Biasanya warganet tidak sadar melakukan like akibat fitur iklan yang sering disebut Facebook ads ini," ujar Pratama.

Ketiga, dengan cara manual, yakni akun-akun 'mirip Anies Baswedan mengajukan permintaan pertemanan di Facebook. Setelah memiliki ribuan atau puluhan ribu teman, akun tersebut dikonversi menjadi fanpage. Teman dalam akun tersebut otomatis akan menyukai fanpage.

"Setelah lima ribu friend, dilebur ke fanpage, namun cara ini sangat sulit dan memakan waktu yang lama," ujar Pratama.

Pratama di sisi lain mengingatkan bahwa isu auto like pada fan pages Anies ini muncul karena diramaikan oleh para buzzer. Oleh karena itu, Pratama mengatakan isu ini sangat politis.
(jnp/lav)