PLTA Batang Toru Klarifikasi soal Isu Orangutan Tapanuli

M. Ikhsan, CNN Indonesia | Jumat, 24/01/2020 15:25 WIB
PLTA Batang Toru Klarifikasi soal Isu Orangutan Tapanuli Ilustrasi PLTA Batang Toru. (Foto: Safir Makki)
Jakarta, CNN Indonesia -- Firman Taufick, Communication & External Affairs Director, PT North Sumatera Hydro Energy membantah keberadaan Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA) Batang Toru di Tapanuli Selatan, Sumatera Utara akan mengancam keberadaan Orangutan di Tapanuli.

Firman menjelaskan pernyataan David Brown bahwa PLTA Batangtoru terlalu mengada-ada dan tidak berdasarkan fakta.


"Mengenai pernyataan David Brown bahwa PLTA Batangtoru tidak dibutuhkan adalah mengada-ada dan tidak berdasarkan basis metodologi yang benar dan berkesesuaian dengan fakta dan data," kata Firman dalam keterangan resmi yang diterima CNNIndonesia.com, Jumat (24/1).


Menurutnya, ada kesalahpahaman pandangan soal PLTA Batang Toru.


"Selain itu, kami sampaikan bahwa David Brown bukan seorang yang mempunyai kapasitas untuk menyatakan eksistensi dan keberlanjutan pembangunan PLTA yang menjadi bagian dari sekian upaya pemerintah guna memenuhi ketercukupan listrik di Indonesia," ucap perusahaan.

Perusahaan menilai, David brown dinilai bukan orang yang tepat mengomentari keberlangsungan orangutan di lokasi setempat.

"David brown bukan seorang ahli di bidang satwa khususnya orangutan melainkan seorang managerial mumpuni yang bekerja di Asian development Bank (ADB) yang kerap membantu pembangunan di Indonesia dengan skema hutang. Saat ini beliau diminta sebagai seorang yang menyuarakan pendapat kliennya, yakni Mighty Earth," ucap perusahaan.

Klarifikasi ini menanggapi pemberitaan yang telah tayang dengan judul 'Ahli: PLTA Batang Toru Bunuh Orangutan Tapanuli Hingga Punah'.