Iphone SE 2 dan Iphone 9 Tetap Rilis April di Tengah Corona

CNN Indonesia | Kamis, 20/02/2020 01:22 WIB
Iphone SE 2 dan Iphone 9 Tetap Rilis April di Tengah Corona Ilustrasi iphone. (MariusMB/Pixabay)
Jakarta, CNN Indonesia -- Perusahaan teknologi terkemuka Amerika Serikat, Apple Inc dikabarkan tetap akan meluncurkan iPhone SE 2 dan iPhone 9 pada 3 April 2020 lewat acara tahunan Apple yang dijadwalkan bakal dilangsungkan akhir Maret.

Khusus iPhone SE 2, perangkat ponsel ini tersiar kabar bakal dibanderol dengan harga murah sekitar US$349 atau Rp4,7 juta (US$1 = Rp13,717).

"Akan berlangsung Maret," kata sumber terdekat Apple dikutip 9to5mac.


Seorang analis dari TF International Securities, Ming Chi Kuo mengatakan iPhone SE 2 didukung cipset A13 yang juga disematkan di trio iPhone 11. Tak hanya memperbarui prosesor, ponsel ini didesain mirip dengan iPhone 8 yang memiliki layar 4,7 inci.


Selain SE 2 dan iPhone 9, perusahaan yang berkantor pusat di Cupertino, California ini dikabarkan akan merilis iOS 13.4 yang menghadirkan beberapa fitur terbaru seperti daftar emoji baru, fitur berbagi file iCloud Drive, dan lainnya.

Tak berhenti sampai di situ, dilansir Mac Rumors, Apple akan memperkenalkan model iPad Pro dan MacBook Pro 13-inci yang telah diperbarui.

Gelaran acara tahunan Apple yang diselenggarakan akhir Maret 2020 akan tetap dilaksanakan meski di tengah wabah virus corona novel (COVID-19).

[Gambas:Video CNN]

Kendati demikian, perusahaan mengakui akibat wabah virus itu menyebabkan pasokan iPhone berkurang hingga menurunkan pendapatan perusahaan.

Sebab Apple memiliki fasilitas produksi cukup besar berbasis di China yang menjadi negara awal penyebaran virus corona.

Pada akhir Januari, Apple memperkirakan pendapatan US$63 miliar hingga US$67 miliar untuk kuartal I yang berakhir pada Maret. Perusahaan tidak memberikan perkiraan penurunan pendapatan baru.

"Pekerjaan akan segera kembali bergulir tetapi kami mengalami pengembalian yang lebih lambat ke kondisi normal," kata juru bicara Apple kepada CNN.

"Kekurangan pasokan iPhone ini untuk sementara waktu akan mempengaruhi pendapatan kami," lanjut dia.

(din/DAL)