Fakta Penganut Bumi Datar yang Tewas di Roket Buatan Sendiri

CNN Indonesia | Selasa, 25/02/2020 09:45 WIB
Fakta Penganut Bumi Datar yang Tewas di Roket Buatan Sendiri Ilustrasi. (AP Photo/John Raoux)
Jakarta, CNN Indonesia -- Kaum bumi datar berduka, salah satu penganut paham bumi datar yang terkenal, Mike Hughes tewas dalam roket buatan sendiri. Ia tewas setelah melontarkan diri dengan roket untuk membuktikan Bumi tidak berbentuk bulat.

Peluncuran ini dilakukan untuk pembuatan film serial Science Channel bertajuk Homemade Astronauts. Dibantu oleh rekan sesama penganut bumi datar,  Waldo Stakes, Hughes bermimpi untuk terbang sejauh 1,5 kilometer ke udara.




Nahas, mimpi Hughes tak terjadi. Ia harus jatuh oleh gravitasi bumi tak lama setelah ia meluncur pada Sabtu (22/2). Berikut beberapa fakta untuk mengenang Mike 'Madman/ Daredevil' Hughes.

1. Dedikasi Terhadap Paham Bumi Datar

Dilansir dari Washington Post, ia merupakan salah satu penganut Bumi datar. Bahakan dalam hampir dua dekade akhir, ia berusaha membuktikan teori Bumi datar. Mimpi ambisius tersebut dimulai sejak ia berprofesi sebagai supir mobil limusin.

Dilansir dari Heavy, ia adalah seorang insinyur otodidak, pada 2012 ia bahkan membangun roket seharga US$20 ribu atau sekitar Rp2,7 miliar. Roket tersebut didanai  oleh komunitas penganut bumi datar.

Peluncuran terakhir Hughes memiliki misi untuk menerbangkannya sejauh 1,5 kilometer dari permukaan bumi.  Menurut PubMed.com, agar  benar-benar melihat kelengkungan bumi, seseorang harus melakukan perjalanan ke ketinggian sekitar 10,6 kilometer.

2. Berusaha Bangun Roket Setengah Roket Setengah Balon

Hughes bersama Stakes memiliki proyek "Rock-oon". Ini adalah proyek roket yang dibuat setengah roket dan setengah balon.

Dengan proyek ini, Hughes berusaha menuju ke garis batas permukaan bumi dengan ruang angkasa 'Karman'. Garis tak terlihat ini berjarak setidaknya hampir 100 kilometer di atas permukaan bumi.

Salah satu tujuan misi nahas ini adalah untuk mengumpulkan pendanaan proyek Rock-oon. Roket dalam proyek ini bertenaga uap.

3. Catatkan Nama di Buku Rekor Dunia Guiness Pada 2002

Pada 28 September 2002, Hughes mencatatkan diri di Buku Rekor Guiness setelah melompat 103 kaki di dalam  limusin Lincoln Town Car, mobil ini memiliki bobot 6.500 ton.

Dari situ, ia mendapatkan ketenaran sebagai seorang penganut bumi datar yang berani untuk membuktikan teori bumi datar.

4. Tiga Meluncur Dari Bumi

Sejak 2002, hughes tercatat telah meluncur dari bumi sebanyak empat kali. Misi pertamanya terjadi pada 2002 saat ia melompat sejauh 103 kaki atau 31 meter di dalam mobil Limosin.

Pada Januari 2014, Hughes pertama kali membangun roket dengan keterbatasan dana. Ia berhasil terbang setinggi 419 meter atau 1,374 kaki dalam waktu 1 menit di atas Winkleman, Arizona sebelum roket tersebut jatuh.

Kecelakaan ini membuat Hughes harus berjalan dengan alat bantu jalan selama dua hari.

Pada Maret 2018, ia kembali meluncur dari bumi. Kala itu ia mencapai ketinggian 572 meter dan harus mendarat keras di Gurun Mojave. Tim Hughes melaporkan roket mencapai kecepatan maksimum 560 km/jam,. Dalam misi ini Hughes tak mengalami cedera serius.

Misi terakhir yang turut mengakhiri hidupnya terjadi pada Februari 2020. Pada usia 64 tahun, ia harus tewas tak lama setelah ia terbang dari roket buatan sendiri.

5. Bintangi Film Dokumenter

Pada Agustus 2019,film dokumenter yang dibintangi Hughes rilis. Film ini, disutradarai oleh Toby Brusseau & Michael Linn, dibintangi pula oleh Waldo Sykes & Patrick Marchese.

Film berdurasi 94 menit ini menceritakan  insinyur yang membangun roket sendiri dalam misi mereka untuk membuktikan bahwa Bumi itu datar. (jnp/DAL)