Bikin Konser BTS Batal, Virus Corona #Covid19 Ramai Dicuitkan

CNN Indonesia | Senin, 02/03/2020 12:39 WIB
Bikin Konser BTS Batal, Virus Corona #Covid19 Ramai Dicuitkan Konser BTS di Seoul dibatalkan gara-gara wabah virus Corona, para penggemar pun bereaksi meramaikan pembicaraan Covid-19 di jagad maya. (dok. Big Hit Entertainment)
Jakarta, CNN Indonesia -- Peneliti Drone Emprit, Ismail Fahmi mengatakan tren percakapan virus corona novel (COVID-19) meningkat di media sosial setelah konser salah satu boyband populer Korea Selatan yaitu BTS dibatalkan.

Sejatinya konser boyband asuhan Big Hit Entertainment itu akan digelar pada 11-12 April dan 18-19 April di Olympic Stadium, Seoul, Korea Selatan. Namun, konser ini terpaksa dibatalkan karena wabah virus corona yang semakin masif di Negeri Ginseng itu.

"Tren [virus corona] dimulai pada 12 Februari 2020 [...] Ketika #BTS terdampak #covid19, tren jadi sangat tinggi," cuit Ismail melalui akun Twitter-nya @ismailfahmi.




Lebih lanjut, berdasarkan analisis Drone Emprit, Twitter mendominasi percakapan terkait virus corona Covid19 sebanyak 3,6 juta cuitan. Angka ini jauh ketimbang percakapan di Youtube, Instagram, dan berita media online.



Setelah Twitter, media online Indonesia berada di posisi dua dengan 34 ribu unggahan. Disusul layanan video streaming Youtube sebanyak 7.900 konten video terkait C ovid19 dan Instagram dengan seribu unggahan.

Percakapan terbanyak soal virus corona dengan varian Covid19 ini terbanyak berada di Bangkok dan London. Sebanyak 25.457 cuitan pengguna Twitter yang berasal dari kota Bangkok paling banyak mencuitkan tentang virus corona. Sementara London menduduki peringkat kedua dengan 18.662 cuitan.



Sementara pengguna Twitter yang tinggal di kota Jakarta menduduki peringkat ketujuh, dengan jumlah cuitan 9.914.



Sepanjang 12 Februari sampai 1 Maret 2020, tagar populer yang berhubungan dengan corona di antaranya #coronavirus, #China, #Wuhan, #SARSCoV2, #Iran, #2019nCoV, #ApologizeToVietnam, dan #DiamondPrincess.



Sampai hari ini (2/3) korban meninggal dunia akibat infeksi virus corona mencapai 3.041 orang di seluruh dunia. Komisi Kesehatan Nasional (NHC) mencatat sekitar 2.921 orang dengan 42 kematian baru berasal dari Provinsi Hubei.

Selain itu sekitar 129 kematian akibat COVID-19 tercatat berasal dari luar China antara lain, 54 berasal dari Iran, 34 dari Italia, 20 kematian di Korea Selatan, 12 dari Jepang, Hong Kong dan Prancis masing-masing dua kematian.

[Gambas:Video CNN]

Sementara satu kematian masing-masing berasal dari Filipina, Taiwan, Australia, Thailand, dan Amerika Serikat.

Penyebaran infeksi virus corona secara global mencapai 88.443 kasus. Sekitar 80.026 diantaranya berasal dari China.

Presiden Joko Widodo baru saja mengumumkan terdapat dua pasien positif terinfeksi virus corona Covid -19. Kedua pasien ini menurut Menteri Kesehatan Terawan Agus Putranto menyampaikan dua warga negara Indonesia (WNI) yang positif virus corona (Covid-19) saat ini dirawat di Rumah Sakit Penyakit Infeksi Prof. Dr. Sulianti Saroso, Jakarta Utara. (din/eks)