Karyawan Facebook di Seattle Amerika Serikat Positif Corona

CNN Indonesia | Jumat, 06/03/2020 01:40 WIB
Seorang karyawan Facebook yang berbasis di Seattle, Amerika Serikat dinyatakan positif terinfeksi virus corona. Ilustrasi facebook. (AP Photo/Richard Drew)
Jakarta, CNN Indonesia -- Seorang karyawan Facebook yang berbasis di Seattle, Amerika Serikat, dinyatakan positif terinfeksi virus corona jenis Covid-19. Orang tersebut dikabarkan terakhir berada di kantor Stadium East, Seattle, pada 21 Februari 2020.

Melansir Geek Wire, Facebook telah menutup kantor Stadium West dan Stadium East yang terletak di lingkungan Sodo Seattle, hingga 9 Maret 2020, pasca kejadian tersebut.

"Kami telah memberi tahu karyawan kami dan mengikuti saran dari pejabat kesehatan masyarakat untuk memprioritaskan kesehatan dan keselamatan semua orang," kata juru bicara Facebook dalam sebuah pernyataan.

Pasca penutupan itu, Facebook juga telah memerintahkan seluruh karyawan yang berkantor di Seattle untuk bekerja di rumah hingga 31 Maret 2020. Facebook diketahui mempekerjakan lebih dari 5 ribu karyawan di 20 kantor di wilayah Seattle.


Seattle saat ini menjadi salah satu kota di AS yang telah menjadi pusat penyebaran Covid-19. Pejabat kesehatan masyarakat King County melaporkan 10 kasus Covid-19 baru yang dikonfirmasi hari ini, termasuk satu kematian tambahan.

Fakta itu membuat total kasus di King County menjadi 31 kasus, dengan sembilan kematian.

Pejabat setempat juga telah menyarankan orang untuk bekerja dari rumah dan menunda pertemuan untuk memperlambat penyebaran infeksi.

[Gambas:Video CNN]


Melansir CNET, informasi tentang infeksi karyawan Facebook muncul pasca pernyataan bahwa seorang karyawan Amazon di kantor pusat perusahaan di Seattle telah dinyatakan positif terkena virus tersebut. Amazon mengklaim karyawan tersebut saat ini dalam karantina.


Kekhawatiran penyebaran Covid-19 mendorong Facebook membatalkan F8, konferensi pengembangnya di San Jose, California, bulan lalu. Sebagai gantinya, perusahaan berencana untuk acara melalui streaming video.

Virus corona baru, yang secara resmi dikenal sebagai SARS-CoV-2 pertama kali dilaporkan ke Organisasi Kesehatan Dunia pada 31 Desember setelah ditemukan Wuhan, Cina. Pasca itu, virus menyebar ke negara-negara di seluruh dunia, menginfeksi lebih dari 90 ribu orang dan membunuh lebih dari 3 ribu orang.

(jps/DAL)