Facebook Setop Iklan Masker dan Hapus Hoaks soal Corona

M. Ikhsan, CNN Indonesia | Minggu, 08/03/2020 14:06 WIB
Facebook Setop Iklan Masker dan Hapus Hoaks soal Corona Langkah tersebut untuk mencegah kepanikan warga di tengah wabah virus corona yang tengah melanda 95 negara. (Foto: CNN Indonesia/Harvey Darian)
Jakarta, CNN Indonesia -- Facebook mengumumkan larangan iklan masker wajah untuk sementara waktu. Langkah tersebut untuk mencegah kepanikan warga di tengah wabah virus corona yang tengah melanda 95 negara.

Direktur Facebook Manajemen Produk Rob Leathern mengumumkan raksasa media sosial itu akan mulai memberlakukan larangan sementara pada jenis iklan ini untuk beberapa hari ke depan.

"Kami melarang iklan menjual masker wajah medis dari daftar," kata Leathern dikutip dari CNBC, Minggu (8/3).


"Kami terus memantau Covid-19 akan meng-update apa yang diperlukan untuk kebijakan kami, di saat muncul sejumlah orang untuk memanfaatkan keadaan darurat menyangkut kesehatan masyarakat."



Kebijakan ini terjadi satu hari setelah juru bicara perusahaan mengatakan kepada CNBC bahwa akan menghapus kabar yang diunggah di Facebook, jika mengandung informasi yang salah terkait dengan virus corona.

Virus Corona dilaporkan telah menginfeksi sebanyak 104.901 orang di lebih dari 95 negara. Penyebaran virus corona cukup masif sejak endemi di Wuhan, China mulai akhir 2019.

[Gambas:Video CNN]

Menurut WHO mengutip AFP, ada 4.059 kasus baru dan 100 kematian baru. Dengan demikian jumlah korban tewas akibat virus corona tersebut hingga Minggu (8/3) mencapai 3.556 orang. Sedangkan yang sembuh sebanyak 58.402 orang. (mik)