Oppo, Realme, Huawei Tak Tutup Pabrik di RI Kala Wabah Corona

CNN Indonesia | Kamis, 02/04/2020 13:06 WIB
Pabrik Oppo, Realme, dan Huawei menyebut tak menutup pabrik perakitan ponsel mereka di RI kala wabah corona melanda. Ilustrasi. Oppo, Realme, Huawei tak setop produksi kala wabah corona. (CNN Indonesia/Hani Nur Fajrina)
Jakarta, CNN Indonesia -- Oppo, Realme, dan Huawei menyatakan produksi perakitan ponsel di Indonesia masih berjalan meski wabah Covid-19 akibat infeksi virus corona (SARS-CoV-2) melanda.

Public Relation Manager Oppo Indonesia, Aryo Meidianto mengatakan hingga saat ini belum ada instruksi dari Oppo untuk menghentikan produksi ponsel Oppo.

Akan tetapi Aryo mengakui adanya kemungkinan penurunan kapasitas produksi karena beberapa gangguan dari rantai pasokan  (supply chain) komponen akibat lockdown yang dilakukan beberapa negara.


"Selama ini tidak ada instruksi untuk berhenti, kalau mengurangi kapasitas produksi itu sangat dimungkinkan," kata Aryo saat dihubungi CNNIndonesia.com, Kamis (2/4).

Aryo mengatakan penurunan kapasitas produksi ini disebabkan oleh keterlambatan pasokan komponen dari luar negeri. Meski ada yang masuk, kuantitas komponen tak sebanyak biasanya karena keterlambatan komponen yang dibutuhkan ponsel.

"Ketika ada komponen yang tidak berasal dari Indonesia, maka ada kemungkinan pabrik perakitan di sini tidak bisa merakit apa - apa,  berarti sangat wajar terjadi penurunan kapasitas produksi," ujar Aryo.

Di sisi lain Aryo memastikan hal ini tak akan mengganggu stok ponsel Oppo di pasar. Stok dari produksi sebelumnya mampu mencukupi kebutuhan pasar, selain itu pabrik masih berproduksi meski ada gangguan di pasokan komponen.

"Sampai saat ini tidak mengarah ke kelangkaan barang, semua produksi masih dapat tercukupi. Pabrik tetap berproduksi seperti biasa dan tidak berhenti total," kata Aryo.

Dihubungi terpisah, Public Relations Manager Realme, Krisva Angnieszca juga mengatakan saat ini produksi perakitan ponsel masih berjalan. Realme menerapkan pengecekan kesehatan protokol untuk seluruh karyawan yang berada di pabrik.

"Sampai saat ini untuk produksi kita masih berjalan, namun kita adakan extra protocol healthy check untuk seluruh karyawan kami," kata Krisva.

Krisva menjelaskan saat ini pabrik Oppo dan Realme berada di lokasi yang sama di daerah Auk, Tangerang. Namun, Realme telah melakukan investasi di pabrik Oppo sehingga seluruh pengejaan produksi Realme di pabrik sepenuhnya berbeda dengan Oppo.

[Gambas:Video CNN]

"Hanya saja memang untuk lokasi kami sama dengan Oppo," kata Krisva.

Sementara itu, Public Relations Manager Huawei Indonesia Ilham Pratama mengatakan pabrik Huawei yang diproduksi Sat Nusa di Batam masih beroperasi seperti biasa.

"Produksi kami masih jalan, tidak ada kendala atau apa apa. di Sat Nusa masih berjalan yang di Batam itu," kata Ilham.

Ilham mengatakan sisi rantai pasokan komponen ponsel masih lancar dan tidak ada hambatan. Menurut Ilham biasanya Huawei sudah memperkirakan dampak virus corona yang mengganggu rantai pasokan.

Hal serupa diungkap Xiaomi. Stephanie Sicilia, Head of Public Relations Xiaomi Indonesia menyebut mitra pabrik mereka di Batam, PT SAT Nusapersada tidak mengalami hambatan produksi. 

"Sejauh ini normal produksi," tuturnya lewat pesan teks. 

Stephanie juga mengungkap mitra pabrik Xiaomi itu telah melakukan langkah-langkah pencegahan virus corona seperti melakukan pengecekan suhu badan, mewajibkan penggunaan masker dan hand sanitizer yang disediakan perusahaan, serta menempatkan sejumlah konten edukasi tentang pentingnya menjaga kebersihan. (jnp/eks)