Menariknya, aplikasi yang digunakan ratas Presiden Joko Widodo bersama menteri-menterinya adalah CloudX. Aplikasi ini terakhir digunakan pada Senin (20/4).
Aplikasi konferensi video CloudX adalah besutan Telkomsel. Perusahaan mengklaim keamanan aplikasi lebih baik dibandingkan dengan aplikasi sejenis lainnya.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Pak Jokowi ingin menggunakan produk dalam negeri dan yang lebih aman, sehingga alhamdulillah ratas (rapat terbatas) hari Senin kemarin menggunakan CloudX," sambungnya.
Aplikasi ini memiliki tiga fitur utama yaitu CloudX Communication, CloudX Meeting, dan CloudX Hunting Group.
CloudX Communication memungkinkan seluruh karyawan untuk terkoneksi lewat chat (obrolan), panggilan video, dan video. Lalu ada fitur CloudX Meeting, dirancang untuk menggelar rapat secara virtual dengan maksimum 100 orang.
Selama masa WFH, Telkomsel memutuskan untuk menggratiskan biaya berlangganan CloudX Meeting selama satu bulan.
Syaratnya, bebas kuota data untuk mengakses layanan itu sebesar 60GB khusus untuk host meeting dan 30GB untuk peserta meeting.
Menurutnya, aplikasi rapat online tersebut akan menggunakan dan dikendalikan melalui sentral kontrol Kominfo.
"Kami juga mempelajari bagaimana membangun satu aplikasi sendiri di lingkungan Kominfo untuk menggunakan dan dikendalikan melalui sentral kontrol Kominfo, pemerintah dalam hal ini," kata Johnny saat rapat kerja dengan Komisi I DPR secara virtual, Selasa (7/4). (din/mik)