ByteDance yang juga merupakan perusahaan induk TikTok, awalnya mengembangkan Feishu sebagai aplikasi internal. Feishu yang juga memiliki fitur video conference itu baru dipasarkan untuk penggunaan bisnis pada 2019.
Secara global Feishu disebut sebagai Lark, meluncur pada April 2019 dan masih beroperasi di pasar seperti Jepang dan Singapura.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dilansir dari South Morning China Post, Cyberspace Administration of China (CAC) meminta agar TikTok menutup Feishu selama sebulan. Kebijakan tersebut merupakan hukuman akibat keberadaan fitur yang membuat pengguna bisa mencari postingan dari berbagai platform asing.
Kebijakan ini bisa mengganggu ekspansi ByteDance ke lini usaha baru yang telah memiliki tim dengan jumlah pekerja sebesar 1.700 orang.
Di Cina, Feishu bersaing dengan DingTalk Alibaba dan WeChat Tencent. Bulan lalu, WeChat yang jauh lebih besar mulai memblokir tautan dari Feishu.