RSPP Pakai Teknologi Penyaring Udara Corona Seperti RS China

CNN Indonesia | Jumat, 15/05/2020 21:53 WIB
Petugas mempersiapkan alat medis di RS Darurat Covid-19, kompleks Wisma Atlet di Kemayoran, Jakarta, Minggu (22/3/2020). Pemerintah menyiapkan 2.500 kamar tidur di tower enam dan tujuh Wisma Atlet yang digunakan sebagai RS Darurat Covid-19 untuk penanganan pasien Covid-19. ANTARA FOTO/Galih Pradipta/foc. Ilustrasi RS virus corona. (ANTARA FOTO/Galih Pradipta)
Jakarta, CNN Indonesia -- Rumah Sakit Pusat Pertamina (RSPP) bakal menggunakan teknologi yang mampu membersihkan udara di dalam ruangan dari partikel virus corona SARS-CoV-2. Alat tersebut diketahui telah digunakan di sejumlah rumah sakit di China selama pandemi Covid-19.

Alat yang bakal digunakan oleh RSPP bernama Board Clean Air. Alat itu dilengkapi teknologi pembersih Electrostatic yang dapat menyerap partikel yang sangat kecil, yakni 10.000 kali lebih kecil dari PM2.5.

Selain itu, alat yang didonasikan oleh PT BROAD Group Indonesia tersebut juga dilengkapi dengan generator gas ozon yang berfungsi sebagai desinfeksi udara maupun benda terhadap penyakit menular, seperti flu dan batuk, radang selaput lendir hidung (rhinitis), pembengkakan pita suara (laringitis), radang paru-paru (pneumonia), mengurangi efek dari penyakit asma, serta membunuh bakteri dan virus.


Selain itu, risiko kanker, diabetes dan penyakit kritis lainnya dapat diredam secara optimal.

Dalam pemanfaatanya, Broad Purifier diklaim tidak hanya dikhususkan di masa wabah saja. Sebab, teknologi gas Ozon yang dimiliki alat itu mampu melindungi rumah sakit umum, tempat tinggal, sekolah, perkantoran, hotel, pusat perbelanjaan, stasiun, bandara, serta pabrik.


Bahkan, lebih dari 40 rumah sakit termasuk rumah sakit darurat COVID-19, seperti Leishenshan Hospital dan Huoshenshan Hospital di Wuhan dikabarkan telah menggunakan alat tersebut.

Customer Manager PT BROAD Group Indonesia Yosef Resi Herwidi mengklaim teknologi disinfeksi gas Ozon yang menjadi andalan BROAD Purifier menjadi salah satu cara paling terukur, hemat, dan efektif untuk mencegah penyebaran virus dan bakteri selama masa krisis Covid-19 di China.

"Kami percaya diri bahwa teknologi pemurnian udara kami yang dilengkapi generator gas ozon dapat membantu menekan jumlah pasien positif Covid-19 di Indonesia," ujar Yosef dalam keterangan tertulis, Jumat (15/5).

Selain purifier, tenaga medis di RSPP juga akan menggunakan Broad Airpro Mask. Masker itu dikabarkan dilengkapi penyaring udara (HEPA filter) ultra ringan yang penggunaannya dapat digunakan berulang kali.


Tak hanya itu, masker tersebut juga diklaim mampu menyaring PM2.5 hingga 99.9 persen dan bakteri hingga 99.3 persen. Sehingga, alat itu dinilai bisa membuat penggunanya merasa lebih segar, terlindung dari polusi udara, dan meningkatkan volume pernapasan.

Berdasarkan keterangan, teknologi HEPA Filter dapat digunakan hingga 500 jam atau setara dengan dua bulan dengan pemakaian 8 jam per hari.

"Secara umum, produk ini biasa digunakan untuk melindungi pengunaannya dari penyakit pernapasan. Di saat wabah seperti ini Broad Airpro Mask bermanfaat untuk melindungi pasien dan staf medis untuk memperoleh udara bersih," kutip keterangan resmi.
 
Perwakilan RSPP, Asep Saepul Rohmat  menyampaikan menyambut baik donasi perusahaan asal Tiongkok yang telah berdiri di Indonesia sejak tahun 2003 tersebut. Dia berharap alat itu bisa menekan penyebaran virus.



(jps/DAL)


[Gambas:Video CNN]
TOPIK TERKAIT
REKOMENDASI
LAINNYA DI DETIKNETWORK