Ragam Jenis Robot dan Drone Sambut The New Normal Corona

CNN Indonesia | Jumat, 22/05/2020 17:52 WIB
Petugas menyiapkan drone yang digunakan untuk meyemrotkan disinfektan di kawasan Jalan Jenderal Sudirman, Jakarta, Jumat (27/3/2020). Penyemprotan disinfektan tersebut dilakukan guna menekan penyebaran virus Corona (COVID-19). ANTARA FOTO/Reno Esnir/nz. Ilustrasi drone. (ANTARA FOTO/Reno Esnir)
Jakarta, CNN Indonesia -- Pandemi virus corona SARS-Cov-2 (Covid-19) belum juga berakhir, banyak kebijakan yang dikeluarkan para pejabat dunia untuk meredam pandemi ini mulai dari social distancing hingga lockdown. Di Indonesia sendiri, pemerintah lebih memilih menerapkan kebijakan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB).

Seakan terlihat kewalahan, wacana tatanan hidup baru yaitu The New Normal di tengah pandemi Covid-19 pun dicetuskan. Presiden Joko Widodo akhirnya mengatakan keharusan penyesuaian hidup berdampingan Covid-19 selama vaksin belum ditemukan.

Internet pun disebut-sebut akan menjadi infrastruktur yang paling dibutuhkan di era normal baru usai pandemi virus corona. Pasalnya, semua sektor membutuhkan teknologi yang mumpuni imbas aktivitas akan dilakukan secara daring demi memutus penularan wabah corona.


Bahkan di beberapa negara, sudah ada yang memanfaatkan robot dan drone untuk menghadapi situasi the new normal. Berikut daftar robot dan drone yang ingin maupun sudah diterapkan:

1. Konsultasi Dokter Online

Rumah Sakit Brigham dan Women di Boston, AS telah menguji robot yang diberi nama Spot untuk membantu mereka menangani kasus Covid-19 pada April 2020 lalu.
Spot ditugaskan untuk mewawancarai pasien yang diduga mengidap Covid-19 ringan, seperti dikutip NPR.

Pihak rumah sakit berharap dengan adanya Spot dapat membatasi paparan tenaga medis dengan pasien positif virus corona. Robot Spot sendiri dikembangkan oleh perusahaan robotika Boston Dynamics.

Menurut Wakil Presiden Boston Dynamics, Michael Perry, Spot dirancang berkaki empat untuk membantunya menavigasi pergerakan. Perry mengatakan sebetulnya produk buatan perusahaannya itu tidak diperuntukkan untuk keperluan medis.

"Salah satu rumah sakit yang kami ajak bicara mengatakan bahwa dalam waktu seminggu, seperenam dari staf mereka telah melakukan kontak langsung dengan pasien Covid-19," kata Perry.

"Oleh karena itu, mereka ingin menggunakan robot untuk mengambil alih tugas staf mereka dari jangkauan virus corona baru itu," lanjut dia.


Di Indonesia sendiri, dikutip dari situs Covid19 RI, pemerintah mengeluarkan protocol kesehatan agar masyarakat dapat menggunakan layanan Telemedicine (layanan kesehatan digital) untuk konsultasi dengan dokter. Pemerintah juga diimbau membeli obat secara daring dari rumah saja.

Juru Bicara Pemerintah untuk Penanganan Covid-19 Achamd Yurianto mengatakan bahwa kemungkinan penularan jenis-jenis virus termasuk SARS-Cov-2 di rumah sakit sangat tinggi. Oleh sebab itu, masyarakat diminta agar menghindari kunjungan ke RS dan beralih menggunakan layanan Telemedicine.

"Kita berharap layanan konsultasi medis sudah lebih banyak didorong untuk tidak menggunakan kunjungan rumah sakit, tidak bertemu secara langsung, tidak memberikan ruang untuk kontak dekat dengan banyak orang di rumah sakit," kata Yurianto.

2. Mall Pakai Robot untuk Ingatkan Pakai Masker

Salah satu mall terbesar di Bangkok, Thailand yaitu Siam Paragon menempatkan sebuah robot yang ditugaskan untuk mengingatkan pengunjung memakai masker dan jaga jarak saat berbelanja. Mall Siam Paragon sendiri sudah mulai dibuka oleh pemerintah setempat pada Minggu (17/5) lalu.

Menurut pengelola, Worakrit Ouitrakul, robot hanya berbicara Bahasa Thailand untuk sementara waktu tetapi akan segera tersedia Bahasa Inggris dan Mandarin.

Lebih lanjut kata Ouitrakul, robot akan diuji coba selama dua bulan. Kendati demikian, robot belum bisa membedakan antara manusia dan seseorang yang muncul pada papan reklame di dalam mall.

"Itu (robot) tidak bisa membedakan antara manusia nyata yang tidak memakai masker dan seseorang yang berada di iklan besar yang juga tidak memakai masker," kata Ouitrakul dikutip Khaosod English.


3. Robot Spot untuk Peringatkan Warga Jaga Jarak

Dilansir dari Strait Times, Singapura menggunakan robot untuk memperingatkan masyarakat untuk menjaga social distancing di taman Bishan-Ang Mo Kio. Robot ini juga berjenis Spot, sama dengan yang digunakan rumah sakit Brigham and Women's Boston, AS.

Spot juga dilengkapi oleh kamera pengintai, jika wajah warga sekitar sempat tertangkap kamera itu dan melanggar social distancing, makan akan langsung ditegur oleh robot itu, seperti dikutip Mashable.

4. Drone EagleHawk untuk Penyemprotan Disinfektan di Daerah Zona Merah

Salah satu perusahaan pembuat drone terbesar di AS, EagleHawk merancang drone khusus untuk melakukan penyemprotan disinfektan di daerah zona merah Covid-19, baik di luar maupun di dalam ruangan.

Perusahaan menggunakan bahan kimia disinfektan yang disetujui oleh Badan Perlindungan Lingkungan Amerika Serikat (US Environmental Protection Agency/EPA) dan Departemen Konservasi Lingkungan Negara Bagian New York (The New York State Department of Environmental Conservation).

"Banyak klien kami yang bertanggung jawab untuk menjaga fasilitas mereka tetap aman dan bersih terutama selama masa pandemi virus corona ini," kata COO EagleHawk, Will Schulmeister dikutip SUAS News.

5. Robot Miso Bantu Restauran Deteksi Kebersihan Tangan

Salah satu restaurant di AS yakni PathSpot memanfaatkan robot bernama Miso untuk membantu mendeteksi kebersihan tangan para staf mereka.

Nantinya saat karyawan sudah melakukan proses pembersihan tangan, tangan mereka mesti dideteksi terlebih dahulu apakah tangan sudah steril atau belum, seperti dikutip The Spoon.

(din/DAL)

[Gambas:Video CNN]