Mark Zuckerberg Sebut Staf Senior Facebook Bisa WFH Permanen

CNN Indonesia | Jumat, 22/05/2020 21:47 WIB
FILE - This March 29, 2018 file photo shows the Facebook logo on screens at the Nasdaq MarketSite in New York's Times Square. Facebook says it plans to make advertisements for U.S. jobs and credit products searchable for all users. The databases expand on a legal settlement reached in March over discrimination blamed on Facebook’s highly customized ad-targeting. An internal civil rights report Facebook published Sunday, June 30, 2019 says that database will be ready by year’s end. (AP Photo/Richard Drew, File) Ilustrasi logo media sosial Facebook. (AP Photo/Richard Drew)
Jakarta, CNN Indonesia -- CEO Facebook, Mark Zuckerberg, mengatakan ada kemungkinan beberapa karyawannya yang berpengalaman akan memiliki pilihan untuk bekerja dari rumah (WFH) secara permanen.

Kebijakan ini merupakan buntut dari pandemi virus corona (Covid-19) di dunia. Wabah penyakit itu memicu pergeseran pola kerja ke WFH untuk beberapa perusahaan teknologi terbesar di dunia.
Dalam pertemuan dengan karyawan yang disiarkan langsung di Facebook, Zuckerberg mengatakan perusahaan akan secara agresif membuka rekrutmen jarak jauh.

Perekrutan jarak jauh juga ditambah dengan pendekatan yang lebih terukur untuk membuka pekerjaan jarak jauh permanen bagi karyawan.


Dilansir CNET, Jumat (22/5), dalam lima hingga 10 tahun ke depan, sekitar setengah dari pekerja Facebook bisa bekerja dari jarak jauh.

Karyawan akan memenuhi syarat untuk bekerja secara permanen dari rumah jika mereka berpengalaman dan memiliki kinerja yang kuat baru-baru ini.

Zuckerberg mengatakan karyawan juga harus menjadi bagian dari tim yang mendukung pekerjaan jarak jauh dan mendapatkan persetujuan dari pemimpin kelompok.
Zuckerberg juga menjelaskan rekrutmen karyawan dari jarak jauh hanya berlaku untuk orang yang berpengalaman, terutama insinyur dan akan dimulai di AS dan Kanada. Perusahaan tidak akan merekrut dari jarak jauh untuk lulusan baru dan orang yang kurang berpengalaman.

"Saya hanya berpikir bahwa mendekati ini secara bijaksana dan metodis daripada hanya membuka pintu terbuka untuk semua orang. Akan membantu kita memperkuat bagian yang sangat penting dari budaya operasional kita," kata Zuckerberg.

Dilansir NBC, Zuckerberg mengatakan karyawan yang berencana bekerja dari rumah akan mengubah gaji karyawan. Gaji karyawan berdasarkan biaya kehidupan di setiap lokasi karyawan.

Zuckerberg menegaskan akan ada konsekuensi berat bagi orang-orang yang berbohong perihal lokasi mereka bekerja karena hal ini penting untuk keperluan pajak. Perusahaan memiliki masa tenggang selama pandemi bagi orang-orang yang bekerja jarak jauh dari tempat yang berbeda.

[Gambas:Video CNN]

Keputusan Facebook ini seperti halnya perusahaan teknologi lainnya, termasuk Twitter, Square dan Shopify yang memberlakukan kebijakan kerja dari rumah permanen sebagai langkah mengatasi pandemi Covid-19.

Facebook telah mengatakan dapat melakukan pekerjaan dari jarak jauh dan berencana melakukannya hingga akhir tahun 2020. (jnp/ayp)