Astronom Temukan 2 Bayi Planet Gas Mirip Jupiter

CNN Indonesia | Senin, 25/05/2020 15:36 WIB
This image of Jupiter was obtained with the Hubble Space Telescope Wide Field Planetary Camera O5 October. The arrow (L) indicates the latitude and longitude of the predicted entry site at which the Galileo Probe will enter Jupiter's atmosphere 07 December.  At this latitude, the eastward winds have speeds of about 250 mph.  AFP PHOTO 
                                      NASA (Photo by NASA / AFP) Planet kelima dari matahari, Jupiter. (NASA / AFP)
Jakarta, CNN Indonesia -- Astronom melaporkan kelahiran dua planet baru yang mengorbit pada bintang PDS 70 yang berada di konstelasi Centaurus. Bintang itu berjarak 370 tahun cahaya dari Bumi.

Dalam penelitian tim astronom menemukan dua bayi raksasa itu dengan menggunakan sensor gelombang inframerah baru untuk koreksi optik adaptif (AO) di WM Keck Observatory di Maunakea, Hawaii.

PDS 70 adalah sebuah sistem multi planet di mana para astronom bisa melihat pembentukan planet secara langsung. Gambar langsung pertama salah satu planet barunya, PDS 70B, diambil pada 2018, diikuti gambar saudaranya, PDS 70C, pada 2019.





Dilansir dari Phys, kedua protoplanet ditemukan oleh Very Large Telescope (VLT) milik European Southern Observatory. Penulis utama dalam penelitian ini, Jason Wang, mengatakan, astronom sempat kebingungan saat kedua protoplanet pertama kali terdeteksi sebab piringan debu dan gas mengaburkan gambar planet.

"Embrio planet terbentuk dari piringan debu dan gas yang mengelilingi bintang yang baru lahir. Materi berbentuk lingkaran ini bertambah ke protoplanet. Menciptakan semacam tabir asap yang membuatnya sulit untuk membedakan piringan berdebu dan gas dari planet yang sedang berkembang dalam sebuah gambar," kata Wang.

Untuk membantu memberikan penjelasan, Wang dan timnya mengembangkan metode untuk memisahkan sinyal gambar dari cakram circumstellar dan protoplanet.

AO adalah teknik yang digunakan untuk menghilangkan kekaburan atmosfer pada gambar astronomi. Sistem AO milik Observatorium Keck mampu menghasilkan gambar yang lebih tajam dan lebih detail.


Dilansir dari Sci-News, PDS 70B berjarak sekitar 21 astronomical unit (AU) dari bintang PDS 70. Sama seperti jarak Uranus dari Matahari. Planet PDS 70B memiliki massa antara 4 hingga 17 kali lebih besar dari Jupiter.

Sementara itu, PDS 70C berjarak sekitar 34,5 AU dari bintang. Sama seperti jarak Neptunus dari Matahari. Massa PDS 70C lebih kecil dibandingkan PDS 70B. PDS 70C memiliki massa antara 1 hingga 10 kali lebih banyak dari Jupiter. (jnp/fea)

[Gambas:Video CNN]