Galaksi berbentuk cincin datar yang berisi bintang ini berbeda dari galaksi pada umumnya. Sebab, biasanya galaksi berbentuk tonjolan yang berisi banyak bintang di bagian tengah.
Bentuk seperti donat ini bukan hasil proses internal. Tapi bolongan di tengah galaksi merupakan hasil tabrakan dengan galaksi lain yang menghabisi bagian tengah inti galaksi cincin api ini.
[Gambas:Youtube]
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Bentuk aneh ini tidak pernah ditemukan sebelumnya. Para peneliti menyebut temuan ini bisa mengubah pengetahuan soal bagaimana galaksi terbentuk untuk pertama kali.
Beberapa galaksi cincin tampaknya memiliki formasi yang relatif tenang, dihasilkan oleh proses seperti resonansi orbital atau pertambahan material dari galaksi terdekat lainnya. Diperkirakan galaksi ini terbentuk di era semesta pertama kali terbentuk.
"Ini adalah objek yang sangat menarik yang belum pernah kami temukan sebelumnya," jelas astronom Tiantian Yuan dari tempat penelitian antariksa Australia, ARC Centre of Excellence for All Sky Astrophysics in 3 Dimensions (ASTRO 3D).
Temuan tentang galaksi ini diumumkan pada jurnal Nature Astronomy, Selasa (26/5).
"(Galaksi ini) tampak aneh tapi sekaligus sangat dikenal," seperti dikutip Science Alert.
Melansir Forbes, sehingga para peneliti menyebut kemungkinan galaksi ini terbentuk tak lama setelah Big Bang terjadi. Big Bang sendiri terjadi 13,8 miliar tahun yang lalu. R5519 dipekirakan berumur 3 miliar tahun cahaya kemudian.
Ukuran cincin kosmik R5519 sanagat besar. Diameter galaksi donat raksasa ini dua miliar kali jarak Bumi-Matahari. Jarak ini disebut sebagai satuan unit astronomik (au). Namun, massa galaksi cincin api ini serupa dengan Bima Sakti.
Meski bolong akibat tertabrak galaksi lain, tapi galaksi ini masih aktif membentuk bintang seperti galaksi pada umumnya, seperti ditulis Live Science.
Galaksi ini menghasilkan bintang 50 kalo lebih cepat dari Bima Sakti. Aktivitas ini sebagian besar terjadi pada bagian cincin galaksi. "Sehingga (galaksi) ini benar-benar cincin cahaya." (eks)