Rencana Vestaspace Technology ini mengikuti jejak SpaceX yang sudah terlebih dulu meluncurkan konstelasi satelit internet mini mereka tahun lalu.
Perusahaan berbasis di Pune ini akan meluncurkan konstelasi satelit versi beta pada September tahun ini. Diperkirakan konstelasi satelit ini bakal beroperasi penuh pada awal 2021.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Konstelasi satelit digadang-gadang menjadi solusi agar internet 5G bisa diakses dari berbagai tempat. Sebab, cakupan internet yang dipancarkan dari satelit menjangkau wilayah yang lebih luas.
Vestaspace berharap konstelasi satelit mereka bisa menjangkau wilayah perkotaan, pedesaan, dan wilayah lain yang tak terjangkau interent.
"Tidak hanya itu, koneksi kami yang aman membuat siapapun bisa mengakses satelit piliham mereka."
Beberapa bulan lalu, Vestaspace sempat melakukan pengetesan satelit ini. Hasilnya, mereka bisa melakukan streaming langsung video dengan resolusi full HD 1080 P degnan latensi 34 milisekon dengan kecepatan lebih dari 400 Mbps.
Sureban menyebut mereka akan menerbangkan satelit tak berawak ini yang beroperasi menggunakan kecerdasan buatan, seperti diungkap Sputniknews.
Perusahaan mengklaim telah memenuhi semua persyaratan dan lisensi yang diajukan pemerintah setempat.
Proyek 5G pemerintah India sempat terganggu akibat pandemi virus corona. Namun, perusahaan yakin proyek mereka ini tidak akan terganggu oleh pandemi tersebut. (eks)