Cerita Fauzia Bertahan dari Pandemi Bareng GrabExpress

Grab, CNN Indonesia | Minggu, 31/05/2020 18:51 WIB
Grab Food Ilustrasi Grab. (Foto: Dok. Grab Indonesia)
Jakarta, CNN Indonesia -- Virus corona yang mewabah di seluruh dunia mengubah banyak hal. Sektor ekonomi menjadi salah satu yang paling terdampak. Para pelaku Usaha Mikro Kecil Menengah harus berusaha bertahan, padahal mereka adalah penopang ekonomi bangsa.

Grab turut berpartisipasi dalam perjuangan lewat GrabExpress. Layanan pengantaran itu membantu UMKM untuk terus melanjutkan usaha. Tercatat, penggunaan GrabExpress oleh para social seller meningkat 40 persen di masa pandemi ini.

Fauzia, social seller yang menjual beragam pernak-pernik di Makassar menyebut pihaknya benar-benar harus putar otak agar dapat bertahan. Ia pun melakukan sejumlah perubahan, dengan tetap berupaya memenuhi keinginan konsumen.
Orderan yang masuk, kata Fauzia, memang tidak banyak. Tetapi dirinya tetap bersiap sebagaimana biasa sebelum pandemi melanda. Kini, ia menerapkan beberapa peraturan baru di lingkungan kerjanya.


"Dari ubah menu sampai ubah cara transaksi dengan pengantaran, kita berusaha penuhi kebutuhan yang diperlukan di masa pandemi. Aku bersyukur, toko alat hiburan kita masih jalan, dengan modifikasi," katanya.

"Tidak banyak orderan, tapi kita tetap buka dan siap kerjakan orderan. Kebersihan dijaga, termasuk ukur suhu pekerja dan mitra pengantaran, memastikan mereka pakai masker dan sanitasi tangan,"

Lebih lanjut, Fauzia mengingatkan agar konsumen tak segan berkomunikasi dengan mitra pengantaran GrabExpress. Terlebih untuk memberi detail alamat, mengingat saat ini Pembatasan Sosial Berskala Besar yang sedang berlangsung di sejumlah kota membuat jalan-jalan banyak ditutup.

"Pastikan alamat benar, agar pengemudi yang mengantar terbantu sampai ke tempat. Kasih tips lewat mana karena banyak jalan ditutup oleh pembatasan, pengemudi kadang harus mutar cari jalan. Soal tip, GrabExpress juga sudah bisa lho kasih tip pakai OVO," ujar Fauzia. (rea)