Sekat Plastik Buatan Ojol Dijual ke Grab dan Gojek

CNN Indonesia | Selasa, 02/06/2020 15:45 WIB
Pengemudi ojol membuat inovasi berupa sekat plastik yang digunakan untuk mencegah penularan virus corona (Covid-19). Pengemudi ojol membuat inovasi berupa sekat plastik yang digunakan untuk mencegah penularan virus corona (Covid-19). (Dok.istimewa)
Jakarta, CNN Indonesia -- Sekat plastik inovasi ojek online (ojol) untuk digunakan saat mengangkut penumpang pada masa new normal rencananya dijual tidak sampai Rp100 ribu. Asosiasi ojol Garda Indonesia, pencetus inovasi itu, menyatakan, membuka diri pada Gojek dan Grab Indonesia bila ingin memanfaatkannya.

Garda Indonesia sejauh ini belum menetapkan harga buat barang yang digendong pengemudi seperti tas punggung itu. Sekat plastik diciptakan untuk menghindari penularan virus corona (Covid-19) antara pengemudi dan penumpang.

"Harga belum bisa kami keluarkan, masih sedang hitung ulang agar terjangkau driver ojol. Targetnya tidak sampai Rp100 ribu per unit," kata Ketua Presidium Garda Indonesia Igun Wicaksono melalui pesan singkat, Selasa (2/5).




Pengemudi ojol membuat inovasi berupa sekat plastik yang digunakan untuk mencegah penularan virus corona (Covid-19). (Foto: Dok.istimewa)
Sekat plastik dirancang agar pengemudi dan penumpang tidak bersentuhan langsung. Barang ini paling tidak ini dapat mengurangi penularan Covid-19 yang dipahami paling umum melalui droplet atau cairan tubuh yang keluar dari seseorang seperti saat berbicara.

Igun menjelaskan pihaknya menggandeng produsen fiber board multinasional yang sudah mengantongi sertifikat ISO atau standar internasional untuk material untuk membuat sekat plastik tersebut.

Igun menguraikan, material sekat merupakan serat plastik yang diklaim elastis dan ringan. Satu unit memiliki tinggi 55 cm, lebar 35 cm, dan tebal 55 mm. Sedangkan berat total keseluruhan 500 gram.

"Jadi ini bahannya lebih kuat dan ringan dari plastik," ucap Igun.

Sekat plastik akan dipasarkan melalui satu unit usaha yang ditunjuk sebagai distributor utama. Igun menyebut membuka kesempatan pada Gojek dan Grab Indonesia bila ingin memanfaatkan sekat plastik itu untuk kebutuhan para mitranya.

"Apabila aplikator mau pesan maka silakan ke distributor, karena akan didistribusikan ke seluruh Indonesia," ucap Igun.

Grab diketahui juga sudah membuat sekat plastik serupa dengan fungsi sama. Sekat plastik buatan Grab diketahui melalui media sosial bentuknya transparan.

[Gambas:Instagram]

Sekat plastik merupakan salah satu persiapan ojol menghadapi new normal. Para ojol berharap saat new normal, yakni ketika pembatasan sosial berskala besar (PSBB) dihentikan, Gojek dan Grab mengaktifkan kembali fitur angkut penumpang pada aplikasi masing-masing.

Meski demikian belum bisa dipastikan aktivitas ojol mengangkut penumpang bakalan kembali normal usai PSBB. Sejauh ini pemerintah melalui kementerian-kementerian mengeluarkan pernyataan berbeda-beda terkait hal itu. (ryh/fea)


[Gambas:Video CNN]
TOPIK TERKAIT
REKOMENDASI
LAINNYA DI DETIKNETWORK