Ledakan di Pabrik Honda Jepang, 2 Pekerja Luka Serius

CNN Indonesia | Senin, 15/06/2020 12:16 WIB
A worker wears a mask at the Sevel plant of Atessa, Central Italy, Monday, April 27, 2020. Italian factories, construction sites and wholesale supply businesses can resume activity as soon as they put safety measures into place aimed at containing contagion with COVID-19. This concession comes with partial easing of national lockdown restrictions announced Sunday night by Italian Premier Giuseppe Conte. (Cecilia Fabiano/LaPresse via AP) Ilustrasi pabrik. (Cecilia Fabiano/LaPresse via AP)
Jakarta, CNN Indonesia -- Sebuah ledakan terjadi di pabrik Honda di Suzukia, prefektur Mie, Jepang, terjadi pada Minggu (14/6) pukul 09.15 waktu setempat. Dua pekerja dilaporkan mengalami luka serius terkena ledakan tersebut.

Kepolisian Jepang dalam laporan Asia Nikkei menyatakan kedua pekerja itu bernama Tetsuya Nohara (21) dan Ryuji Kumagai (27). Mereka menderita luka bakar pada tubuh bagian atas dan wajah.


Ledakan terjadi di dekat papan di area pabrik yang berfungsi mendistribusikan listrik. Kepolisian mengatakan kedua orang yang terluka sebelumnya sedang mengoperasikan alat itu.


Luka bakar yang dialami kedua pekerja kemungkinan disebabkan percikan api akibat korsleting di papan tersebut. Papan itu hangus, namun tidak menyebar ke bagian lain misalnya pintu dan lantai.

Polisi juga menyebutkan pasca ledakan terdengar, kedua pekerja langsung ambruk di lantai. Kini kedua pekerja pria tersebut telah dibawa ke rumah sakit dan mendapat perawatan.


Japan Times menyebutkan usai inspeksi pabrik Suzuka dijadwalkan melanjutkan operasi mulai hari ini.

Pabrik Suzuki merupakan fasilitas pabrik ketiga Honda di Jepang yang berdiri pada 1960. Pabrik ini memproduksi model-model 'ringan' termasuk Fit atau di Indonesia dikenal Jazz menurut situs web perusahaan. Pabrik juga melakukan suplai komponen terhadap pabrik-pabrik Honda di 28 negara. (ryh/fea)


[Gambas:Video CNN]
TOPIK TERKAIT
REKOMENDASI
LAINNYA DI DETIKNETWORK