Warga Lahir 1 Juli Belum Pasti Dapat SIM Gratis di Jakarta

CNN Indonesia | Rabu, 17/06/2020 16:28 WIB
Warga antre mengurus perpanjangan Surat Ijin Mengemudi (SIM) di layanan SIM keliling di Kawasan Masjid Agung At-Tin, Jakarta, Rabu, 10 Juni 2020. Untuk menghindari antrean panjang, pihak Satlantas membatasi jumlah layanan perpanjangan SIM, yakni sebanyak 300 orang per hari, dan dibagi menjadi 3 gelombang. CNN Indonesia/Bisma Septalisma Warga antre mengurus perpanjangan Surat Ijin Mengemudi (SIM) di layanan SIM keliling di Kawasan Masjid Agung At-Tin, Jakarta, Rabu, 10 Juni 2020. (CNN Indonesia/Bisma Septalisma)
Jakarta, CNN Indonesia --

Polda Metro Jaya sejauh ini belum bisa memastikan bakal menggelar program 'SIM gratis 1 Juli'. Itu menandakan masyarakat yang berulang tahun pada 1 Juli belum tentu bisa mendapatkan layanan program itu di wilayah hukum Polda Metro Jaya, yakni di Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang Selatan, dan Bekasi.

"Belum ada [gelar program 'SIM Gratis 1 Juli']," kata Kepala Seksi SIM Subdit Regident Ditlantas Polda Metro Jaya, Kompol Lalu Hedwin melalui pesan singkat, Rabu (17/6).

Menurut Hedwin pihaknya belum mengeluarkan informasi turut melaksanakan program itu di wilayah hukum Polda Metro Jaya.


"Nanti apabila ada pasti akan kami infokan," kata dia.

Program 'SIM Gratis 1 Juli' merupakan arahan dari Korps Lalu Lintas Polri untuk merayakan HUT Bayangkara ke-74 pada 1 Juli berdasarkan Surat Telegram Nomor ST/1671/VI/YAN.1.1/2020 tanggal 12 Juni 2020 yang ditandatangani oleh Kakorlantas Inspektur Jenderal Istiono,

Dalam surat telegram itu tertulis program ini berlaku sejak 14 Juni hingga 3 Juli 2020.

Polri memfasilitasi secara gratis pembuatan baru dan perpanjangan SIM buat warga yang sesuai KTP lahir pada 1 Juli. Warga yang memenuhi syarat itu tidak perlu membayar tarif Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP), namun tetap membayar biaya cek kesehatan dan asuransi saat pengurusan.

Direktur Registrasi dan Identifikasi (Regident) Korps Lalu Lintas Polri Brigadir Jenderal sebelumnya menjelaskan tata cara pelaksanaan program ini diserahkan ke masing-masing wilayah hukum kepolisian.

"Jadi nanti kalau ada Polda yang ingin menambahkan sesuai dengan kebijakan sendiri, tidak masalah. Tapi dari Korlantas ya yang berulang tahun pada hari itu (1 Juli)," ucap Yusuf pada Senin (15/6).

Hedwin pada Senin (15/6) juga sempat mengatakan Polda Metro Jaya belum memiliki rencana menerapkan program tersebut. Ada kemungkinan cara perayaan HUT Bayangkara kepada masyarakat akan diberikan dalam program berbeda.

"Ya mungkin untuk Polda Metro ada kegiatan tersendiri, tapi apa kegiatannya belum bisa disampaikan," kata Hedwin sebelumnya.

(ryh/fea)

[Gambas:Video CNN]