Pelanggan Internet Kabel Naik saat Corona, Tapi Bisnis Lesu

CNN Indonesia | Kamis, 09/07/2020 04:46 WIB
Seorang siswi kelas 11 Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) melakukan kegiatan belajar mengajar menggunakan internet di Cilangkap, Jakarta Timur, Rabu (1/4/2020). Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan memperpanjang kegiatan belajar dari rumah bagi pelajar di Jakarta hingga 19 April 2020, hal itu sesuai dengan perpanjangan status tanggap darurat bencana pandemi Covid-19 bagi DKI hingga 19 April. ANTARA FOTO/Yulius Satria Wijaya/foc. Ilustrasi (ANTARA FOTO/Yulius Satria Wijaya)
Jakarta, CNN Indonesia --

Penyedia layanan internet kabel yakni First Media menyebut mengalami kenaikan jumlah pelanggan baru selama pandemi virus corona SARS-CoV-2 (Covid-19). Meski demikian, bisnis lesu lantaran mereka memangkas setengah dari proyeksi pertumbuhan perusahaan tahun ini.

CEO dan COO PT Link Net Tbk, Victor Indajang, menyebut perusahaannya mengalami kenaikan pelanggan sebesar 40 persen di kuartal pertama 2020. Kenaikan pelanggan ini disokong dengan kebijakan untuk bekerja, belajar, serta beribadah dari rumah.

"Memang ada kenaikan pelanggan selama Q1, kita bisa melihat ada kenaikan 40 persen jadi cukup signifikan," kata Victor saat acara bagaimana First Media meningkatkan performa bisnis di tengah pandemi dan hadapi New Normal secara virtual, Rabu (8/7).


Namun, meski pelanggan bertambah, perusahaan itu memangkas proyeksi pertumbuhan mereka. Sebelumnya mereka memprediksi pertumbuhan tahun ini sebesar 30 persen. Tapi akibat pandemi mereka memangkas hingga setengahnya.

Enterprise Sales Director PT Link Net Tbk, Agung Satya Wiguna mengatakan karena pandemi virus corona kini masih belum bisa diredam maka ia merevisi target tersebut menjadi 15 persen.

"Jadi dari sisi tahun ini sebenarnya memiliki growth (pertumbuhan) 30 persen tapi karena kondisi pandemi kami merevisi hanya 15 persen growth," tutur Agung.

Namun, First Media tidak memberikan keterangan lebih lanjut ketika ditanya lebih lanjut mengapa mereka memotong proyeksi pertumbuhan meski pelanggan bertambah.

Selain itu, Victor pun belum mau buka-bukaan soal revenue atau pendapatan yang diterima First Media selama pandemi berlangsung.

Ia beralasan bahwa pihaknya masih perlu melihat secara menyeluruh dinamika kondisi pada kuartal ke-3 dan k-4 2020.

"Secara proyeksi revenue mohon maaf sampai saat ini kita belum bisa kasih guideliness (pedoman) untuk itu karena kita masih melihat kondisi Covid yang begitu dinamis," pungkas Victor.

Selain First Media, penyedia layanan jasa internet lain seperti Biznet misalnya pada bulan April 2020 lalu mencatat lonjakan lalu lintas (traffic) data dan pengguna baru akibat diberlakukannya sistem bekerja dari rumah (work from home/WFH) dan belajar dari rumah.

Saat dihubungi CNNIndonesia.com pada 9 April 2020, Presiden Direktur Biznet, Adi Kusma mengatakan ada penambahan traffic sekitar 20 persen pada jam kantor. Sementara jumlah pengguna baru meningkat sebanyak 30 persen dibandingkan sebelumnya.

(din/eks)

[Gambas:Video CNN]