First Media Beri Tips Jika Internet Gangguan dan Eror

CNN Indonesia | Sabtu, 11/07/2020 17:17 WIB
Peserta ujian tulis berbasis komputer (UTBK) Perguruan Tinggi Negeri (PTN) sedang melaksanakan ujian di Universitas Negeri Jakarta, Rawamangun, Jakarta, Minggu, 5 Juli 2020. UTBK tahap 1 dilaksanakan pada tanggal 5-12 Juli 2020 dengan jumlah total peserta yang tercatat mengikuti tes sebanyak 42.463 orang. CNN Indonesia/Bisma Septalisma Ilustrasi (CNN Indonesia/Bisma Septalisma)
Jakarta, CNN Indonesia --

Penyedia jasa layanan internet rumah, First Media memberi tips jika pelanggan mengalami gangguan atau eror pada layanan internet.

Perusahaan penyedia internet kabel itu meminta pengguna untuk lebih intens memakai aplikasi My First Media dan mengakses portal https://cek.firstmedia.com/ jika terjadi gangguan pada jaringan internet mereka.

Hal ini dilontarkan menanggapi banyaknya keluhan pelanggan First Media yang menyebut jaringan internet mereka terganggu saat melaksanakan aktivitas belajar dan bekerja dari rumah.


Kedua alat digital itu kata Deputy Chief Marketing Officer PT Link Net Tbk, Santiwati Basuki diluncurkan tahun lalu dan ada sejumlah fitur unggulan misalnya digital troubleshooting untuk me-reset STB atau modem.

"Terkadang pelanggan mungkin kesulitan dari sisi STB atau modem, mungkin ada sedikit masalah cukup hanya reset saja maka itu bisa dilakukan di My First Media Application," kata Santi saat acara bagaimana First Media meningkatkan performa bisnis di tengah pandemi dan hadapi New Normal secara virtual, Rabu (8/7).

Selain itu kata Santi, ia pun menyadari bahwa pada masa bekerja dan belajar dari rumah ini pelanggan membutuhkan jangkauan internet yang lebih luas, maka perusahaan membuat produk yang diberi nama Super WiFi untuk menanggulangi masalah ini.

"Super Wifi produk terbaru yang kami rilis di bulan Mei kemarin. Produk ini untuk memperluas jangkauan internet dari sudut ke sudut, jadi tidak hanya di ruang tamu tapi kadang-kadang mungkin misalnya di daerah dapur atau mungkin toilet," jelas Santi.

Santi kembali menegaskan First Media terus melakukan pemeliharaan jaringan secara berkala karena lonjakan trafik data yang semakin meningkat di masa pandemi virus corona SARS-CoV-2 (Covid-19) ini.

Lalu tak lupa memperbarui internet di area-area yang dianggap memiliki lonjakan trafik yang cukup signifikan.

Beberapa waktu lalu, tagar #FirstMediaDown sempat memuncaki topik populer media sosial Twitter sebagai bentuk protes para pelanggan atas gangguan koneksi internet.

Salah satu contohnya ialah akun @SevtyTary mencuitkan bahwa ia telah berulang kali menghubungi customer service First Media tapi semua nomor tidak bisa dihubungi. Padahal ia sedang melakukan aktivitas kerja dari rumah (work from home/WFH).

Kala itu PT Link Net Tbk menyatakan gangguan yang terjadi pada layanan First Media disebabkan gangguan dalam proses sistem provisioning modem atau sistem pengaturan yang membuat modem tidak mendapatkan IP (Internet Protocol) untuk dapat terhubung ke internet.

Lalu mereka melakukan perbaikan secara intensif dengan mengkonfigurasi ulang semua sistem modem yang bermasalah. Hal itu dilakukan agar layanan internet segera kembali normal bagi pelanggan yang masih mengalami masalah.

(din/eks)

[Gambas:Video CNN]