PLN Mulai Uji Coba Bus Listrik Moeldoko

CNN Indonesia | Jumat, 10/07/2020 11:55 WIB
Uji coba Bus Listrik Mobil Anak Bangsa, di Jakarta, Rabu, 28 Agustus 2019. PT Mobil Anak Bangsa (MAB) menjadi produsen bus listrik pertama yang mendapatkan sertifikat uji tipe (SUT) untuk unit bus MD12-E. MAB. CNN Indonesia/Adhi Wicaksono Uji coba Bus Listrik Mobil Anak Bangsa, di Jakarta, Rabu, 28 Agustus 2019. PT Mobil Anak Bangsa (MAB) menjadi produsen bus listrik pertama yang mendapatkan sertifikat uji tipe (SUT) untuk unit bus MD12-E. MAB. (CNN Indonesia/Adhi Wicaksono)
Jakarta, CNN Indonesia --

Mobil Anak Bangsa (MAB), produsen bus listrik Indonesia yang didirikan Kepala Staf Presiden (KSP) Jenderal TNI (Purn) Moeldoko, diketahui sedang menjalani sesi uji coba dengan PLN Disjaya pada bulan ini.

MAB telah menyerahkan unit prototype 2, bus listrik dengan panjang 12 meter, kepada PLN Disjaya untuk diuji coba. Bus dengan kapasitas baterai 250 kWh tersebut rencananya akan dijadikan kendaraan operasional PLN.

"Sudah mulai 1 Juli kemarin," kata General Manager Business Development MAB Prabowo Kartoleksono saat dihubungi, Jumat (10/7).


Prabowo menyampaikan beberapa poin uji coba yang menjadi bagian kerjasama dengan PLN Disjaya. Pertama bus tersebut ingin dites terkait dampak jika baterainya dicas pada malam hari.

Kemudian bus listrik akan dipakai keliling Jakarta sebagai kendaraan operasional. Meski demikian tak disebut durasi pemakaian itu dalam satu hari.

"Kebetulan PLN itu punya alat pengecasan yang sama dengan colokan bus kami. Terus bus itu dipakai ya terserah PLN, tapi di Jakarta," ungkapnya.

Humas PLN Disjaya Dita Artsana membenarkan perusahaan listrik milik negara tersebut saat ini sedang melakukan kerjasama dengan MAB. Namun Dita tak menjelaskan rincian kerjasama dan poin ujicoba bus itu.

"Iya betul sedang uji coba," kata Dita singkat.

Bus listrik milik PT Mobil Anak Bangsa (MAB) pada Gaikindo Indonesia International Commercial Vehicle Expo (GIICOMVEC) 2018 di Balai Sidang Jakarta, Kamis, 1 Maret 2018. PT MAB sendiri garapan oleh Kepala Staf Kepresidenan Jenderal TNI (Purn) Moeldoko, yang memang fokus pada kendaraan-kendaraan komersial ramah lingkungan. Kehadiran bus listrik yang diberi nama Maxvel itu sebagai bukti era mobil listrik sudah di dekat. CNNIndonesia/Safir MakkiFoto: CNN Indonesia/Safir Makki
Bus listrik milik PT Mobil Anak Bangsa (MAB) pada Gaikindo Indonesia International Commercial Vehicle Expo (GIICOMVEC) 2018 di Balai Sidang Jakarta, Kamis, 1 Maret 2018. PT MAB sendiri garapan oleh Kepala Staf Kepresidenan Jenderal TNI (Purn) Moeldoko, yang memang fokus pada kendaraan-kendaraan komersial ramah lingkungan. Kehadiran bus listrik yang diberi nama Maxvel itu sebagai bukti era mobil listrik sudah di dekat. CNNIndonesia/Safir Makki

Sebelum diuji PLN Disjaya, bus listrik MAB pernah diuji untuk menjadi armada Transjakarta pada tahun lalu. Meski begitu pihak MAB mengatakan tidak mengikuti sesi uji coba terbaru dari Transjakarta yang sudah dimulai pada Senin (6/7). 

Sesi uji coba bus listrik Transjakarta pada bulan ini hanya diikuti satu peserta, yakni Bakrie Autoparts, yang menyediakan dua unit bus listrik merek China, BYD, untuk digunakan di jalur EV1 Balai Kota - Blok M. Pengujian baru ini merupakan langkah maju menjadikan BYD sebagai bus listrik resmi Transjakarta.

(ryh/fea)

[Gambas:Video CNN]