Demi Tekan Harga, Apple Pasang Baterai iPhone 12 Lebih Kecil

CNN Indonesia | Selasa, 14/07/2020 23:23 WIB
iPhone 11 Ilustrasi iPhone (CNN Indonesia/ Jonathan Patrick)
Jakarta, CNN Indonesia --

Rumor beredar Apple akan menggunakan kapasitas baterai yang jauh lebih rendah pada iPhone 12 dibandingkan dengan iPhone 11 yang meluncur pada September 2019 lalu.

Pengurangan kapasitas baterai iPhone 12 diduga terkait dengan rumor kalau iPhone berusaha menekan harga iPhone 12 agar sama dengan iPhone 11.

Bahkan kabar lain menyebut Apple akan mematok harga lebih murah untuk jajaran iPhone 12. Harga iPhone 12 akan dimulai dengan harga US$649 atau sekitar 9,4 juta.


Harga iPhone 12 berbeda hampir US$50 dengan iPhone 11. Saat dirilis September 2019, iPhone 11 dibanderol US$699 atau berkisar Rp10,1 juta.

Menurut laporan Mysmartprice, tiga model baterai pada iPhone 12 telah muncul di platform sertifikasi. Ketiga model itu yakni UL Demko, Safety Korea, dan China 3C. Ketiganya tercatat dengan model A2471, A2431 dan A2466.

Kapasitas baterai tiga model iPhone 12 rata-rata hanya berkisar 2000-an mAh saja. iPhone 12 dengan bentang layar 5,4 inci memiliki baterai berkapasitas  2227 mAh, sedangkan dua varian iPhone 12 Max (6,1 inci) hadir dengan 2775 mAh.

Model termahal iPhone 12, yaitu iPhone 12 Pro Max (6,7 inci) hadir dengan baterai berkapasitas 3,687 mAh. Ponsel ini menjadi satu-satunya ponsel yang memiliki kapasitas baterai di atas iPhone 11.

Apabila rumor tersebut benar, maka kapasitas baterai iPhone 12 akan kalah dibandingkan dengan iPhone 11.

Sebab, iPhone 11 Pro memiliki baterai 3.046 mAh, naik dari baterai 2.658 mAh di iPhone XS. Sementara iPhone 11 Pro Max memiliki baterai 3.969 mAh, naik dari baterai 3.174 mAh di iPhone XS Max. Untuk iPhone 11 reguler, disematkan baterai berkapasitas 3110 mAh.

Apple meningkatkan kapasitas baterai di iPhone 11 Pro dan Pro Max. Akibatnya baterai di dua tipe ponsel ini lebih berat dan lebih tebal daripada yang digunakan pada model XS dan XS Max.

IPhone 11 Pro Max memiliki masa pakai baterai terbesar dari semua iPhone. Ponsel dapat bertahan hingga lima jam lebih lama dari iPhone XS Max per pengisian daya.

Dilansir dari Macrumors, rumor kapasitas baterai ini akan mengecewakan bagi para Apple Fanboy. Kapasitas baterai sangat mengecewakan mengingat Apple dilaporkan mengembangkan modul perlindungan baterai khusus yang 50 persen lebih kecil dan lebih tipis dari komponen yang sama di iPhone sebelumnya. 

IPhone 12 series yang dikabarkan juga dapat memiliki kebutuhan baterai yang lebih tinggi daripada iPhone sebelumnya.

Artinya, Apple harus mengulik peningkatan efisiensi energi yang serius agar baterai dengan daya lebih kecil itu, bisa memiliki performa seperti iPhone 11.

Keempat perangkat iPhone 12 dirumorkan memiliki layar OLED, dukungan 5G, bingkai metal 4-iPhone baru, RAM hingga 6GB RAM, kamera belakang tiga-lensa dengan penginderaan 3D.

Dilansir dari T3, ada desas-desus bahwa iPhone 12 memiliki layar refresh rate 90Hz hingga 120Hz. Refresh rate ini tentu akan memakan daya baterai jauh lebih besar dari layar standar 60Hz. 

Sebelumnya, Apple juga akan menghilangkan adaptor pengisi daya atau charger untuk iPhone 12. Apple berencana akan menjual charger dengan kecepatan pengisi yang lebih besar yakni 20W secara terpisah.

Imbas dari langkah tersebut, Apple akan menghentikan produksi charger 5W dan 18W pada akhir tahun 2020. Adaptor 20W ini dikabarkan memiliki bentuk yang sama dengan versi 18W dan mendukung USB-C Power Delivery untuk pengisian cepat.

Apple juga mengungkapkan akan meniadakan earbud kabel di dalam kotak iPhone terbarunya.

(jnp/eks)

[Gambas:Video CNN]