MMKSI Buka Suara, Ingin Harga Xpander Hybrid Terjangkau

Rayhand Purnama, CNN Indonesia | Selasa, 28/07/2020 17:26 WIB
Xpander hybrid direncanakan meluncur pada 2023. Xpander hybrid akan menjadi proyek pertama Mitsubishi pada segmen HEV (hybrid electric vehicle). Mitsubishi Xpander. (Foto: CNN Indonesia/Rayhand Purnama Karim JP)
Jakarta, CNN Indonesia --

Mitsubishi Indonesia akhirnya buka suara terkait kehadiran Xpander hybrid pada 2023 yang akan masuk ke produk mobil keluarga harga terjangkau di pasar ASEAN.

Presiden Direktur Mitsubishi Motors Krama Yudha Sales Indonesia (MMKSI) Naoya Nakamura mengatakan Xpander akan menjadi proyek pertama Mitsubishi Motor Corporation (MMC) pada segmen HEV atau hybrid electric vehicle.

"Ini akan menjadi kendaraan HEV pertama yang akan MMC kembangkan sendiri," kata Nakamura pada Selasa (28/7).


Menurut Nakamura Xpander hibrida merupakan rencana jangka menengah perusahaan asal Jepang, Mitsubishi pada tahun fiskal 2023 (April 2023 - Maret 2024) yang membidik target konsumen beragam.

Dijelaskan Nakamura, pihaknya ingin mobil ditawarkan dengan harga terjangkau untuk konsumennya. Saat ini Xpander versi konvensional ditawarkan mulai Rp217,8 juta- Rp275,1 juta. Sedangkan model Cross harganya mulai Rp272,7 juta- Rp292,7 juta.

Indonesia merupakan negara pertama yang memproduksi Xpander. Mobil ini menempati segmen low MPV yang juga diisi penguasa pasar mobil Tanah Air, Toyota Avanza. Rencana Mitsubishi terkait Xpander hybrid mencuat tiga tahun usai peluncuran perdana mobil tersebut di Indonesia pada 2017.

"Selain itu Xpander merupakan kendaraan MPV dengan target konsumen yang beragam, sehingga kami ingin menyediakan produk yang terjangkau," ungkap dia.

Sementara itu Nakamura belum bisa memberi jawaban terkait kemungkinan Xpander hybrid diproduksi dan dijual di Indonesia dengan harga relatif terjangkau.

"Untuk saat ini kami belum bisa memberikan komentar terkait hal tersebut. Apabila ada informasi terbaru pasti kami akan segera memberitahukannya kepada rekan-rekan media," ujar Nakamura.

Dalam laporan perusahaan, Mitsubishi tidak akan sendiri untuk merealisasikan rencana tersebut, tapi juga melibatkan aliansi bersama Renault serta Nissan untuk mengejar efisiensi.

Kerja sama ini memungkinkan ketiga perusahaan saling bertukar platform dan teknologi kendaraan listrik serta semi otonom, dan memanfaatkan pabrik satu sama lain.

Rencana menengah Mitsubishi akan difokuskan pada pasar negara-negara ASEAN yang dikenal kompetitif. Sejumlah rencana bakal terfokus pada mobil konvensional, hibrida, hingga plug-in hibrida.

Perusahaan akan memperkenalkan Xpander hybrid pada 2023 di ASEAN. Namun Mitsubishi belum mengumumkan di mana mobil tersebut akan dirakit.

Selain itu Mitsubishi juga berencana memperkenalkan SUV Pajero Sport yang didesain ulang. Perusahaan juga akan meluncurkan dua model baru antara crossover atau SUV, namun perusahaan tak menjelaskan detail soal produk barunya itu.

Selain itu ada beberapa model lain Mitsubishi yang akan digarap dalam bentuk ramah lingkungan bersama aliansinya tersebut.

(ryh/mik)

[Gambas:Video CNN]