Bagaimana Corona Menular dari Satu Orang ke Hampir 100 Orang

CNN Indonesia | Selasa, 11/08/2020 05:49 WIB
Simulasi di AS menunjukkan bagaimana satu orang bisa menularkan virus corona hingga ke hampir 100 orang lain. Penularan virus corona bisa terjadi sangat cepat, untuk itu direkomendasikan penggunaan masker untuk menghambat laju penularan dan menjaga agar kapasitas rumah sakit tidak membludak (CNN Indonesia/ Adhi Wicaksono)
Jakarta, CNN Indonesia --

Penyakit Covid-19 akibat infeksi virus corona SARS-CoV-2 dapat menular dengan cepat.

Sejak pertamali kali ditemukan di China akhir tahun lalu, jumlah kasus positif Covid-19 saat ini sudah lebih dari 17 juta kasus dengan lebih dari 700 ribu kematian.

Tingginya kasus mejadi bukti bahwa Covid-19 merupakan penyakit yang sangat mudah menular. Sehingga jarak sosial dan penggunaan masker harus dipatuhi ketika berinteraksi. Selain itu, kebersihan tangan juga menjadi hal yang harus diperhatikan.


Hal ini dilakukan untuk mengurangi jumlah orang yang tertular. Sebab, jika terlalu banyak yang tertular dan butuh perawatan medis, dikhawatirkan kapasitas rumah sakit tidak memadai untuk menampung.

Mungkin perlu beberapa tahun lagi sampai dapat kembali ke keadaan normal, tetapi sekarang bukan waktunya untuk mencoba kembali menjalani kehidupan normal. Sebab, kabar terbaru menyampaikan satu orang positif Covid-19 menginfeksi banyak pengunjung gereja.

Virus ini bisa menular dari satu orang ke 100 orang lain. Contoh kasus terjadi pada seorang pria berusia 56 tahun di Ohio, Amerika Serikat. Ia menghadiri ibadah di gereja setempat dan telah menularkan Covid-19 ke 18 orang lainnya pada pertengahan Juni lalu.

Meningkatnya jumlah kasus terjadi karena 18 peserta ibadah di gereja itu tertular dari satu orang pria tadi. Mereka lantas pulang ke rumah sembari membawa virus dan berinteraksi dengan keluarganya.

"Itu menyebar seperti api, api liar. Sangat, sangat menakutkan," kata Gubernur Ohio Mike DeWine, seperti dilansir BGR

Untuk itu, ia sangat merekomendasikan pemakaian masker saat berkumpul dengan orang lain. Pasalnya di AS, sebagian warga masih membandel untuk tidak menggunakan masker.

"Sangat penting bahwa, setiap kali orang berkumpul, semua orang memakai masker, berlatih menjaga jarak, mencuci tangan, dan saat berada di dalam ruangan, memastikan ada ventilasi dan aliran udara yang baik," ujarnya.

Sejak kejadian itu, DeWine telah mengeluarkan kebijakan untuk mewajibkan semua orang yang berusia 10 dan lebih tua menggunakan masker.

Melansir CNN, infografis pihak berwenang Ohio menunjukkan bagaimana virus itu menyebar dari satu orang yang menderita Covid-19. 

Penumpang bus antar kota antar provinsi (AKAP) di Terminal Kampung Rambutan, Jakarta, Kamis, 30 Juli 2020. Calon penumpang yang hendak menggunakan jasa armada bus luar kota diwajibkan untuk menunjukkan surat bebas influenza, hasil tes cepat atau tes usap, atau mengisi formulir Corona Likelihood Metric (CLM). CNN Indonesia/Bisma SeptalismaPenularan virus corona bisa terjadi sangat cepat, untuk itu direkomendasikan penggunaan masker untuk menghambat laju penularan (CNN Indonesia/Bisma Septalisma)

Terlihat bahwa 18 orang terinfeksi terlebih dahulu di gereja tersebut. Kemudian 53 lain orang lain terinfeksi dari mereka kemudian menyebarkannya ke setidaknya satu orang lainnya.

Dalam satu kasus, seorang pria berusia 34 tahun menularkan penyakit tersebut kepada istrinya yang berusia 31 tahun dan empat anak mereka yang berusia 1 hingga 11 tahun.

Penyebar berusia 56 tahun itu juga memberikan Covid-19 kepada istri dan dua anaknya. Secara total, 91 orang terinfeksi oleh satu orang karena kecerobohannya.

Otoritas Ohio tidak mengatakan berapa banyak orang di gereja yang mengenakan masker saat kejadian itu. Mereka juga tidak mengatakan seberapa parah 91 kasus tersebut.

Namun, hampir 100 ribu orang telah terinfeksi di Ohio dan 3.605 orang telah meninggal karena Covid-19 sejauh ini.

(jps/eks)

[Gambas:Video CNN]