Alasan MG Berani Luncurkan Mobil Kedua di Indonesia

CNN Indonesia | Rabu, 12/08/2020 09:39 WIB
Menurut MG Motor Indonesia produk perdana ZS laris, namun tak disebutkan laku berapa unit sejak diluncurkan pada Maret. MG ZS meluncur di Indonesia pada Maret 2020. (Dok. MG Motor Indonesia)
Jakarta, CNN Indonesia --

MG Motor Indonesia menyatakan produk perdana mereka, ZS, dapat diterima dengan baik oleh konsumen dalam negeri. Ini dibuktikan berdasarkan penjualan yang diklaim di luar ekspektasi perusahaan.

MG merilis produk perdana pada Maret, yakni ZS, sebuah Sport Utility Vehicle (SUV) ringkas lima penumpang seukuran Honda HR-V dan Suzuki S-Cross.

Mobil itu dibekali mesin 1.500 cc dengan transmisi otomatis triptonic. Mesin itu menghasilkan 114 hp dan torsi 150 nm.


ZS tersedia dalam dua varian, Excite yang dilego Rp255,8 juta dan Ignite Rp289,8 juta.

"Kami mengalami hal di luar kontrol dan saat melihat performa ternyata animo sangat luar biasa," kata PR dan Direktur Marketing MG Motor Indonesia Arief Syarufudin di BSD, Selasa (11/8).

Terkait angka penjualan, Arief enggan menyebutkan. Ia hanya berusaha meyakinkan kalau penjualan mobil tersebut sangat memuaskan.

Arief juga bilang hasil penjualan ZS menjadi alasan perusahaan tidak butuh waktu lama memutuskan untuk meluncurkan produk kedua, HS. Sama seperti ZS, HS juga SUV lima penumpang tapi dengan dimensi lebih besar dan dibekali mesin turbo.

"Secara angka tidak bisa disebutkan tapi membuat kami bersemangat untuk meluncurkan MG HS," ucap dia.

MG akan meluncurkan HS pada 13 Agustus. Mobil ini bakal bermain pada segmen SUV C yang lebih dahulu ditempati sejumlah produsen yakni Honda CR-V, Glory 580, Wuling Almaz, hingga Mazda CX5.

Terkait jaringan penjualan, merek asal Inggris yang kini sudah dikomandoi perusahaan China, SAIC Motor ini telah mendirikan tujuh dealer di Tanah Air.

Dalam waktu dekat rencananya bakal didirikan kembali dua dealer di Surabaya, Jawa Timur, dan Sumatera Utara. Perusahaan menargetkan hingga akhir tahun mendirikan sedikitnya total 25 dealer.

"Sampai akhir tahun kami punya target 25 dealer, tapi kami akan menyesuaikan memang dengan kondisi yang saat ini penuh tantangan," ucap Arief.

(ryh/fea)

[Gambas:Video CNN]


BACA JUGA