Honda Jazz Baru dengan Sunroof Siap Meluncur di India

CNN Indonesia | Kamis, 13/08/2020 16:53 WIB
Sunroof menjadi salah satu fitur tambahan selain pengembangan mesin yang mengikuti regulasi emisi bahan bakar setempat, BS6. Honda Jazz BS6 di India. (hondacarindia.com)
Jakarta, CNN Indonesia --

Honda di India akan meluncurkan versi penyegaran hatchback Jazz yang kini sudah dilengkapi sunroof. Sama seperti model lain, yaitu facelift WR-V dan Civic Diesel, Jazz baru ini juga dilengkapi mesin yang mengikuti regulasi emisi bahan bakar setempat, BS6.

BS adalah standar emisi yang ditetapkan pemerintah India untuk jenis mesin pembakaran dalam. BS1 yang diterapkan dari standar emisi Euro 1 sudah berlaku sejak 2000 hingga BS4 diterapkan mulai April 2017.

India langsung loncat ke BS6 atau setara Euro 6 yang dimulai pada April 2020.


Secara tampilan Jazz tidak berubah total seperti yang sudah diluncurkan di Jepang. Artinya desain mobil masih sama, namun ada penambahan sunroof sehingga tampilannya jadi lebih elegan, mengutip Indiatoday.

Ubahan lain mobil ini antara lain grill yang dibuat hitam dan penyematan lis krom. Kemudian lampu depan sudah berteknologi LED dan bumper depan serta belakangnya punya desain baru.

Pada bumper depan juga tersemat lampu kabut LED dan spoiler belakang dilengkapi lampu LED. Selain itu terdapat penambahan fitur cruise control, smart entry, dan tombol start-stop engine. Sedangkan varian CVT memiliki opsi 'Paddle Shift'.

Pada sektor dapur pacunya, Jazz ini diklaim sudah memenuhi standarisasi emisi di India, BS6. Jazz baru menggunakan mesin bensin i-VTEC 1.200 cc yang dapat melepas 88,7 hp dan torsi puncak 110 nm.

Selain CVT opsi transmisi manual 5-percepatan juga tersedia.

Menakar Honda Jazz sunroof masuk Indonesia

Di Tanah Air, Jazz diproduksi Honda Honda Prospect Motor (HPM), sebagai agen pemegang merek (APM) Honda di dalam negeri. Jazz terakhir kali mendapatkan penyegaran pada 2017.

Business Innovation and Sales & Marketing Director HPM Yusak Billy mengatakan perusahaan belum berencana memberikan sentuhan baru pada Jazz di Indonesia.

"Semua feature suatu kendaraan kami tentukan berdasarkan kebutuhan konsumen melalui study yang kami lakukan. Tentunya dengan melihat juga value dari feature tersebut apakah sesuai dengan kebutuhan konsumen atau tidaknya," kata Billy melalui pesan singkat, Kamis (13/8).

(ryh/fea)

[Gambas:Video CNN]