Ahli Sebut Indonesia Terdampak Pencairan Es Greenland

CNN Indonesia | Senin, 14/09/2020 17:40 WIB
Ahli menyebut sebagian wilayah Indonesia sudah terdampak pencairan es Greenland. Ilustrasi pencairan es Greenland (AP Photo/Felipe Dana)
Jakarta, CNN Indonesia --

Kepala Pusat Informasi Perubahan Iklim Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Dodo Gunawan menyebut kenaikan permukaan laut sudah dirasakan beberapa wilayah di Indonesia terkait dengan pencairan es Greenland.

Indikasinya, ada beberapa lokasi yang sudah terendam secara permanen dan sejumlah pesisir yang terendam karena rob hingga pasang surut.

"Sudah ada kenaikan, indikasinya, ada beberapa lokasi yang sudah terendam secara permanen... seperti di pantura...karena ada yang sifatnya karena rob, masang surut (yang) temporer," ujar Dodo kepada CNNIndonesia.com, Senin (14/9).


Sehingga, Dodo menyatakan Indonesia akan terkena dampak dari mencairnya es yang terjadi di Greenland dan Antartika. Hal ini terjadi lantaran permukaan air laut di Indonesia tidak terputus dari seluruh volume laut dunia.

"Perairan Indonesia yang tidak terputus dari seluruh volume laut dunia tentu akan berpengaruh bila satu tempat terjadi penambahan volume akibat akibat es misalnya karena pencairan yang terjadi  di kutub," lanjutnya.

Sejalan dengan yang disampaikan oleh Badan Antarika Eropa, Dodo menuturkan kenaikan permukaan laut Indonesia akan sejalan dengan scenario model iklim yang dibuat Intergovernmental Panel on Climate Change (IPCC).

Berdasarkan laporan IPCC, dia menyampaikan kenaikan permukaan laut di wilayah Asia Tenggara dari pemodelan iklim bisa meningkat secara signifikan sekitar 60 cm-100 cm pada akhir abad ini.

Terkait dengan kemungkinan itu, Dodo mengingatkan penyebab mencairannya es di kutub akibat pemanasan global. Agar tidak terus mencair, dia menyarakan penyebab pemanasan global itu  harus di hentikan, yakni pemasan global yang terjadi akibat emisi gas rumah kaca dari bahan bakar fosil.

"Untuk itu, dalam konteks pengelolaan perubahan iklim, upaya mitigasi dengan menurunkan emisi gas rumah kaca harus digalakkan dengan mengurangi penggunakan bahan bakar fosil dan mengganti ke bahan bakar yang sedikit mengleuarkan emisi gas rumah kaca," ujarnya.

Sebelumnya, pencairan lapisan es di Greenland dan Antartika diperkirakan akan menaikkan permukaan laut hingga 17 cm. Studi terbaru menyampaikan bahwa jumlah es di dua lokasi itu menurun dengan pesat, sejalan dengan skenario kenaikan permukaan laut terburuk IPCC.

(jps/eks)

[Gambas:Video CNN]