Tunda Blokir Aplikasi China, WeChat Banyak Diunduh di AS

CNN Indonesia | Rabu, 23/09/2020 00:10 WIB
Aplikasi WeChat mencatat lonjakan unduhan di Amerika Serikat usai Trump menunda larangan aplikasi asal China hingga 27 September. Ilustrasi aplikasi WeChat. (iStockphoto/Aleutie)
Jakarta, CNN Indonesia --

Aplikasi WeChat mencatat lonjakan unduhan di Amerika Serikat (AS) setelah pemerintah Donald Trump menunda larangan aplikasi WeChat dan TikTok hingga 27 September mendatang.

Aplikasi besutan Tencent itu mencatat jumlah unduhan sebesar 54 ribu kali dari 18 hingga 20 September. Angka itu meningkat 28 kali lipat dari 1,9 ribu unduhan yang terlihat dalam periode 2 hari yang sama seminggu sebelumnya.

Aplikasi manajemen kantor, WeCom juga mengalami lonjakan unduhan dalam periode 18 hingga 20 September. 


Amerika Serikat dalam beberapa bulan terakhir telah menyudutkan perusaan dan aplikasi dari China dengan dalih keamanan nasional. Hal ini dilakukan ketika dua negara itu menghadapi masalah mulai dari perdagangan dan teknologi hingga penanganan pandemi Covid-19.

Dilansir dari Economic Times, Tencent secara terbuka membantah aplikasinya menimbulkan risiko keamanan nasional. Tencent juga mengatakan mengatakan pembaruan aplikasi untuk pengguna AS mungkin terpengaruh secara negatif jika Apple dan Google menghapus WeChat dari App Store atau Google Play Store.

Dilansir dari Business Time, WeChat adalah aplikasi seluler all in one yang menggabungkan perpesanan, media sosial, pembayar, dan layanan lainnya. Saat ini WeChat memiliki 1 miliar pengguna di dunia.

Sebelumnya, keputusan pembatalan pemblokiran diambil tak lama setelah aplikasi populer asal China tersebut mengonfirmasi kesepakatan mengenai usulan pengelolaan operasional TikTok di AS dengan melibatkan Oracle sebagai mitra teknologi dan Walmart sebagai mitra bisnis.

(jnp/DAL)

[Gambas:Video CNN]