Dukung IMEI Ponsel BM, Samsung Tak Tanggung Konsumen Bandel

Jonathan Patrick, CNN Indonesia | Kamis, 24/09/2020 13:04 WIB
Menurut Samsung, aturan IMEI ponsel BM akan membantu pemberantasan ponsel-ponsel ilegal merek Samsung di Indonesia. Samsung Indonesia mendukung pemberantasan ponsel black market (BM). (Foto: Screenshot via web Samsung.com)
Jakarta, CNN Indonesia --

Samsung Indonesia mendukung pemberantasan ponsel black market (BM) melalui aturan IMEI yang berlaku sejak 15 September 2020

Menurut Samsung, aturan ini akan membantu pemberantasan ponsel-ponsel ilegal merek Samsung di Indonesia, salah satunya Samsung Galaxy Z Fold2 yang belum banyak tersedia di Indonesia. Terkait ponsel tersebut, Samsung telah mengadakan pre order Galaxy Z Fold 2 pada 11 hingga 19 September.

Samsung mengakui ada beberapa konsumen membeli Galaxy Z Fold2 di luar negeri, sebab ponsel ini telah tersedia di pasar global.


"Samsung ingin semua IMEI terdaftar di Indonesia. [Di sisi lain] membantu peredaran, tapi juga karena konsumen sendiri bisa bayar di luar negeri," tutur Product Marketing Samsung Indonesia Taufiq Furqan, saat wawancara virtual, Kamis (24/9).

Taufiq mengingatkan konsumen tak akan mendapatkan garansi servis ponsel Samsung Care+ di Indonesia apabila membeli ponsel Samsung dari luar negeri.

Kebijakan global Samsung adalah memberikan garansi servis di negara asal ponsel itu dibeli.

"Kami ingin kasih tahu adalah segi garansi Galaxy Z Fold2 tak akan didapat di Indonesia kalau beli dari luar negeri. Karena itu hanya bisa digunakan di tempat negara dia membeli," kata Taufiq.

Oleh karena itu, Taufiq mengatakan agar konsumen di Indonesia sabar menunggu pengiriman Galaxy Z dengan status pre-order telah dibuka pada 11-19 September.

"Jadi saran kita, bagi konsumen untuk mendapatkan garansi, lebih baik beli di Indonesia," kata Taufiq.

Di Indonesia, Galaxy Z Fold2 dibanderol seharga Rp33,8 juta.

Setiap pemesan akan mendapat Galaxy Buds Live senilai Rp2,599 juta dengan warna senada Galaxy Z Fold2 pilihan, serta Premier Service powered by Samsung Care+ selama 1 tahun senilai Rp2,739 juta yang merupakan perlindungan device dari kerusakan, baik yang tidak disengaja ataupun akibat terkena cairan.

(jnp/mik)

[Gambas:Video CNN]