Situs Cek Data Pribadi yang Bocor

M. Ikhsan, CNN Indonesia | Jumat, 25/09/2020 07:57 WIB
Untuk mengetahui data bocor atau tidak, cukup memasukkan alamat email pada kolom yang tersedia. Ilustrasi peretas. (Foto: Istockphoto/M-A-U)
Jakarta, CNN Indonesia --

Pendiri komunitas ethical hacker, Teguh Aprianto mengklaim berhasil membuat situs yang dapat mendeteksi data seseorang bocor atau tidak. Website yang dilengkapi tools khusus ini dinamai periksadata.com.

"Untuk kamu yang penasaran apakah data kamu pernah bocor apa nggak, mulai sekarang kamu bisa cek di https://periksadata.com," kicau @secgron.


Berdasarkan pantauan CNNIndonesia.com, tampilan situs periksa data sangat sederhana. Untuk mengetahui apakah data bocor atau tidak, kita hanya cukup memasukkan alamat email pada kolom yang tersedia.

Setelah itu klik 'PERIKSA SEKARANG'. Tak sampai hitungan menit, situs itu akan langsung memberikan informasi mengenai data milik Anda, apakah pernah bocor atau tidak.

Jika data Anda bocor, situs itu akan membeberkan data apa yang telah bocor dan tanggal kejadian. Sedangkan jika "tidak", situs itu akan menyampaikan bahwa berbagai insiden kebocoran data yang selama ini terjadi belum pernah melibatkan data pribadi Anda.

Tak hanya memeriksa data, situs itu juag memberikan edukasi kepada penggunanya. Misalnya, situs itu menyebut bahwa kata 'Bismillah' adalah salah satu kombinasi password yang paling sering digunakan dan hanya membutuhkan waktu 9 menit untuk meretas kombinasi tersebut.

Selain itu, situs itu juga menyediakan saran bagi Anda yang mengalami kebocoran data. Pertama, Anda disarankan mengganti password. Agar lebih aman, gunakan kombinasi huruf, angka, dan simbol.

Kedua, aktifkan verifikasi 2 langkah sekarang agar akun milik kamu menjadi lebih aman. Situs itu menyarankan untuk menggunakan Authenticator App daripada SMS.

"Jika kamu merasa kesulitan untuk mengingat banyak password yang kamu gunakan untuk berbagai macam platform, kamu bisa menggunakan password manager," kutip situs tersebut.

(jps/mik)

[Gambas:Video CNN]