EDUKASI & FITUR

Cara Atasi Bising Mengganggu di Kabin Mobil

CNN Indonesia | Kamis, 01/10/2020 08:43 WIB
Mobil terdiri dari puluhan ribu komponen keras yang mungkin bunyi saat bersentuhan, salah satu cara agar tidak terganggu bising yaitu menggunakan peredam. Ilustrasi kabin mobil. (CNN Indonesia/Safir Makki)
Jakarta, CNN Indonesia --

Suara berisik kerap terdengar dan mengganggu kenyamanan penumpang mobil. Suara ini dapat berasal dari berbagai hal mulai gesekan ban dengan aspal, bunyi mesin, sampai cipratan air hujan yang mengenai mobil.

Jika terganggu dengan suara berisik tersebut, ada alternatif yang bisa dilakukan. Sejumlah cara berikut ini dapat Anda terapkan untuk menahan suara dari luar agar tak menyusup ke kabin seperti dikutip dari situs resmi Auto2000.

Gunakan Peredam Suara


Mobil yang mengeluarkan bunyi berisik bisa diatasi dengan memasang peredam suara pada mobil. Peredam suara terbuat dari berbagai macam material seperti karet yang dilapisi aluminium foil. Ada pula peredam suara yang terbuat dari bahan glasswool dan aspal.

Dengan peredam suara dari bahan-bahan tersebut, ada juga peredam suara berjenis semprotan. Apapun jenis dan bahannya, peredam suara bisa menjadi salah satu cara untuk menghilangkan bunyi berisik yang muncul di mobil.

Perlu diingat pemasangan peredam suara membutuhkan tenaga ahli sehingga hasilnya maksimal. Anda juga dapat memasang peredam suara di bagian-bagian penting seperti lantai mobil dengan tujuan mengurangi suara ban atau percikan air.

Kelebihan dan Kekurangan Peredam

Gardaoto menjelaskan kelebihan penggunaan peredam yakni suara audio semakin jelas dan jernih. Kemudian mobil akan semakin nyaman saat dikendarai karena Anda tidak akan terlalu mendengar suara dari mesin maupun dari luar kendaraan.

Disebutkan pemasangan peredam pada lantai mobil akan mengurangi suara ban. Pemasangan pada plafon mobil akan mengurangi suara saat hujan. Pemasangan di balik dashboard, untuk mengurangi suara mesin masuk ke dalam kabin mobil.

Terkait kekurangan peredam, yakni bobot yang dimiliki peredam aspal biasanya lebih berat, sehingga membebani mobil. Selanjutnya bila terlalu meredam suara dari dalam, mungkin saja malah membahayakan karena indikator peringatan seperti klakson kendaraan lain jadi tidak terdengar.

Selanjutnya bila menggunakan peredam dengan bobot berat, maka dampaknya juga engsel pintu cepat aus. Anda perlu memperhatikan bobot peredam yang digunakan.

Ganti Bagian yang Rusak

Penyebab mobil berisik juga bisa disebabkan masalah komponen mobil, terutama kaki-kaki mobil. Umumnya, bunyi berisik tersebut muncul saat mobil melaju pada kecepatan tinggi antara 50 km per jam atau lebih.

Penyebab bunyi berisik dari bagian kaki-kaki salah satunya bushing arm yang sudah aus atau bahkan pecah. Tidak hanya bushing arm, komponen tie road, ball joint, dan shock breaker juga kemungkinan mengalami masalah. Cara mengatasinya yakni mengganti bagian rusak tersebut dengan yang baru.

(ryh/fea)

[Gambas:Video CNN]


BACA JUGA