Jakarta, CNN Indonesia -- Nama Jack Ma menjadi pemberitaan setelah dikabarkan menghilang dalam beberapa pekan terakhir.
Sebelum menghilang, ia sempat berseteru dengan pemerintah China usai mengkritik perbankan di negara itu pada Oktober lalu.
Awal November, Ma dipanggil oleh otoritas China. Lalu, beberapa pekan terakhir Ma disebut menghilang. Spekulasi ini muncul setelah Ma tak nampak dalam ajang penjurian yang diadakan oleh Alibaba. Padahal sebelumnya, Ma tampak antusias menghadiri acara itu.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Mendirikan Alibaba
Pada tahun 1994, sebuah proyek terjemahan membawanya ke AS, tempat dia pertama kali menemukan internet. Di sinilah, awal mula benih ditaburkan untuk bisnis internet.
Jack Ma mendirikan perusahaan Alibaba di apartemen miliknya di Hangzhou pada tahun 1999. Visinya adalah membangun situs pertama yang menyajikan perusahaan pengekspor di China ke pasar global.
Ide untuk menjamah ke pasar bisnis online merupakan sebuah ide pertama yang berasal dari buah pikirannya. Lalu Ia membuka gerbang China ke dunia e-commerce.
Kini Jack Ma berperan sebagai Executive Chairman dengan kekayaan total 8 miliar dollar AS. Ia bertekad memperbaiki situasi lingkungan di daratan China.
Namun, di awal usahanya ia lebih banyak mendapat cemoohan dan tak ada seorang pun yang percaya dengan usahanya itu.
Tetapi, Ma menyemangati rekannya, "Otak China sama baiknya dengan mereka (Amerika)."
Inilah yang jadi alasan mereka berani bersaing dengan orang Amerika."
Kemampuannya untuk menyemangati rekan kerjanya adalah salah satu sifat yang dinilai luar biasa. Kepemimpinan dan visinya menentukan kesuksesan Alibaba Group.
Melansir hottopics, Ma menekankan dua unsur yang menjadi modal untuk mencapai karir, yaitu bahasa Inggris dan keuletannya yang kuat.
Alibaba bahkan berhasil menjatuhkan raksasa teknologi AS di tanah China, eBay. Saat itu eBay menguasai 80 persen pasar. Namun, itu tak gentarkan Ma.
Hal ini terbukti dengan keberhasilan TaoBao yang berbalik menguasai 84 persen pasar China pada 2007. Layanan ecommerce eBay bahkan akhirnya keluar dari pasar China setelah 6 tahun beroperasi.
Bisnis menggurita
Alibaba pun makin menggurita. Perusahaan itu pun menyediakan layanan pembayaran Alipay di bawah induk perusahaan Ant Group.
Di bawah Alibaba Group, Ant awalnya terbatas sebagai penyedia pembayaran daring. Namun, perusahaan berkembang menjadi raksasa fintech yang juga memberikan pinjaman kepada pelaku bisnis.
Ia mengkritik sistem perbankan China dalam sebuah acara fintech di Shanghai, China, pada 24 Oktober 2020. Pria 56 tahun menyerukan perbankan China melakukan reformasi lantaran saat ini masih beroperasi dengan mentalitas 'pegadaian'.
Selain itu Ma juga mengkritik pemerintah China yang dianggap menghambat inovasi dan terlalu konvensional menghadapi risiko.
Kelakuan Ma sepertinya dianggap berlebihan oleh pemerintah China. Xi memang dikenal hanya memberi sedikit ruang yang menentang kebijakannya.
Setelah pidato itu, pemerintah China menjegal IPO Ant Group. Penangguhan IPO Ant dilakukan dengan mengubah serangkaian peraturan dalam IPO.
Alasan pemerintah China menjegal Ant juga disebut untuk mengurangi pengaruh Alibaba dalam sistem keuangan China.
Jack Ma dipanggil Pemerintah China, Lalu Hilang
Jack Ma menghilang (AFP/STR)
Pada 2 November, Jack Ma sempat dipanggil otoritas China untuk diinterogasi. Beberapa saat setelah itu, sebuah kolom diam-diam dipublikasikan kantor pemberitaan pemerintah China Xin Hua.
Kolom ini dipublikasikan di akun resmi WeChat kantor berita itu. Artikel yang menyindir Ma itu berjudul, "Jangan berbicara tanpa berpikir, jangan berbuat sesuka hati, tak ada orang yang bisa berbuat sekehendak mereka."
Jack Ma pun tak nampak pada episode terakhir ajang besutannya, 'Africa's Business Heroes' yang dilakukan pada 14 November lalu.
Di tengah dugaan hilangnya Jack Ma, sebuah video berisi wawancara pengusaha bernama Guo Wengui pada bulan Agustus 2019 beredar.
Di dalam video itu, Wengui mengatakan bahwa Jack Ma kemungkinan akan berakhir di penjara atau mati pada 2020. Sebab, menurutunya China ingin mengambil kesuskesan Jack Ma yang melimpah, seperti dilaporkan Business Insider.
Wengui diketahui menjadi buronan pemerintah China dan telah melarikan diri ke luar negara itu. Wengui mengklaim sebagai pelapor yang mengungkap korupsi di negara China.
Hingga kini, tidak ada pihak atau informasi yang mampu mengungkap keberadaan Jack Ma. Banyak pihak yang berspekulasi Jack Ma akan bernasib nahas seperti orang-orang yang berani mengkritik China yang dipimpin oleh Presiden Xi Jinping.
Pasalnya, sepanjang 2016-2017, disebutkan sejumlah milyuner China dikabarkan menghilang. Beberapa dari mereka tidak pernah muncul kembali. Momen lenyapnya para pengusaha itu bertepatan dengan maraknya dorongan anti-korupsi di China, seperti dilaporkan Forbes.
Muncul dugaan kalau istri, kekasih, atau rival bisnis mereka ikut andil melenyapkan para pengusaha ini. Namun beberapa orang lain muncul kembali. Ketika muncul kembali mereka menyebut tengah 'membantu pihak berwenang' saat menghilang.