ANALISIS

Gerak-gerik Pemerintah Buka Jalan Lebar buat Mobil Listrik

CNN Indonesia | Jumat, 08/01/2021 16:48 WIB
Pemerintah terus berupaya membuat Indonesia semakin menarik buat investor untuk pengembangan industri kendaraan listrik dari hulu ke hilir. Ilustrasi mobil listrik. (Istockphoto/vencavolrab)
Jakarta, CNN Indonesia --

Keinginan pemerintah menciptakan ekosistem kendaraan listrik di Indonesia masuk ke level lebih tinggi setelah Presiden Joko Widodo meneken aturan percepatan pengembangannya pada 2019.

Setelah itu, walau satu dua hal terkendala pandemi Covid-19, pemerintah terus membuka jalur sambil mendandani paras Indonesia agar semakin menarik buat investor. Arahan dari kabinet Jokowi juga terus bergerak mengorbitkan mobil listrik dengan berbagai cara guna mendukung promosinya.

Sejauh ini sudah ada beberapa produk mobil listrik murni yang dijual di Indonesia seperti merek BMW, Mercedes-Benz, Tesla, dan yang paling baru Hyundai. Motor listrik pun mulai bermunculan seperti Gesits, Viar, dan terkini United Bike, produsen sepeda yang merancang skuter listrik untuk dijual di dalam negeri.


Infrastruktur pengisian baterai yang sangat dibutuhkan untuk menciptakan ekosistem ideal juga perlahan mulai dibangun meski sampai sekarang jumlahnya masih sangat sedikit.

Masuk ke 2021, pengembangan mobil listrik diprediksi kian gencar dan ada banyak langkah lanjutan berdasarkan persiapan yang sudah dikerjakan sebelumnya. Seiring hal itu ada sejumlah produsen yang sudah menyatakan komitmennya membangun pabrik dan merakit kendaraan listrik di Tanah Air.

Pelaksana Tugas Direktur Industri Maritim, Alat Transportasi, dan Alat Pertahanan (IMATAP) Ditjen ILMATE Kementerian Perindustrian (Kemenperin) Restu Yuni Widayati mengatakan tahun ini pemerintah bakal semakin sibuk melakukan persiapan demi menyambut kendaraan listrik di Tanah Air.

Menurut Restu persiapan itu di antaranya menyelesaikan dua Peraturan Kemenperin amanat dari Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 55 Tahun 2019 tentang Percepatan Program kendaraan Bermotor Listrik Berbasis Baterai.

"Yakni Permenperin mengenai Spesifikasi, Peta Jalan, serta TKDN, dan Permenperin CKD atau IKD Kendaraan Bermotor Listrik Berbasis Baterai (KBLBB/BEV)," kata Restu saat dihubungi melalui pesan singkat, Kamis (7/1).

Kemudian Restu bilang pemerintah juga sedang mengusulkan perubahan Peraturan Menteri Keuangan Nomor 17 Tahun 2020 tentang klasifikasi barang dan tarif bea masuk impor untuk pengembangan kendaraan listrik melalui impor secara Incompletely Knock Down (IKD).

Usulan lainnya yakni pemberian insentif bea masuk CBU kendaraan Berbasis Baterai bagi kendaraan bermotor listrik yang kini masih dibangun industrinya dan merevisi kode KBLI yang memasukkan KBLBB dalam lingkup Industri Kendaraan Bermotor. 

Persiapan dikatakan Restu tidak hanya untuk mobil listrik, melainkan juga motor listrik. Atas dasar itu pada tahun ini pemerintah sedang mengusulkan motor listrik masuk ke e-Catalogue.

Dikatakan dia pemerintah juga akan melakukan percepatan pemberian NIK bagi kendaraan listrik. Restu bilang hingga November 2020 sudah ada 18 industri motor listrik dengan kapasitas produksi mencapai 877 ribu unit per tahun yang menyerap tenaga kerja 1.500 orang. Selain itu terdapat juga tiga industri bus listrik.

"Kami juga mengajukan permohonan dukungan untuk industri kendaraan listrik dalam negeri Ke Bappenas. Telah diusulkan Surat Dirjen ILMATE ke Deputi Bidang Ekonomi Bappenas mengenai permintaan dukungan koordinasi dan sinkronisasi program penganggaran pengadaan KBLBB K/L terkait agar merujuk pada kemampuan industri dalam negeri," ujar dia.

Sebagai tahap persiapan lain, Restu bilang pihaknya juga mendukung langkah sejumlah pihak yang melakukan uji coba sebagai upaya dukungan terhadap industri kendaraan listrik.

Ia menambahkan pemerintah telah mengeluarkan peta jalan terkait pembangunan infrastruktur pengisian daya baterai dengan skema pada 2020 sebanyak 309 unit, 2025 menjadi 4.227 unit, dan 2030 menjadi 12.255 unit.

"Jadi secara umum Indonesia telah siap masuk ke era mobil listrik, dan hal ini ditandai dengan telah diselesaikannya [sejumlah] regulasi dukungan bagi tumbuh kembangnya industri mobil listrik di Indonesia," kata Restu.

Harga Mobil Listrik Kemahalan

BACA HALAMAN BERIKUTNYA
HALAMAN :
1 2 3
TOPIK TERKAIT
REKOMENDASI
LAINNYA DI DETIKNETWORK