Penjelasan Ahli 3 Gunung di RI Erupsi Dalam Waktu Berdekatan

CNN Indonesia | Senin, 18/01/2021 15:27 WIB
Menurut PVMBG, ketiga gunung erupsi merupakan suatu aktivitas gunung vulkanik aktif. Ilustrasi Gunung Erupsi. (Foto: Antara Foto/Andreas Fitri Atmoko)
Jakarta, CNN Indonesia --

Kepala Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) Badan Geologi Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Kasbani mengatakan fenomena alam erupsi Gunung Merapi, Semeru dan Sinabung dalam waktu berdekatan merupakan fenomena yang tidak perlu dikhawatirkan.

Menurut Kasbani ketiga gunung erupsi merupakan suatu aktivitas gunung vulkanik aktif yang mengeluarkan gas dan lava dari lubang vulkanik.

"Ini tidak ada kaitanya gunung satu dengan yang lain. Kalau di kantung magmanya sudah penuh dia akan keluar. Meskipun berdekatan tapi engga ada kaitannya. Fenomena itu hanya berdekatan saja," ucapnya kepada CNNIndonesia Senin (18/1).


PMVBG telah melakukan pemantauan yang 69 gunung api aktif yang ada di Indonesia, 20 di antaranya memiliki aktivitas di atas normal. Di antaranya gunung Semeru, gunung Merapi dan gunung Sinabung.

Ia menjelaskan, beberapa hari ini gunung Semeru dan Merapi terpantau adanya aktivitas di atas normal yang hampir serupa, seperti erupsi yang menyebabkan lontaran batuan pijar, hembusan awan panas akibat dari semburan lava yang menyembur dari kubah lava.

Lebih lanjut Kasbani mengimbau masyarakat untuk tetap tenang dan mengikuti anjuran mitigasi bencana yang sudah ditentukan, yaitu radius 5 kilometer dari puncak gunung Merapi, dan radius 1 kilometer dari puncak gunung Semeru.

"Kami sudah memberikan rekomendasi daerah gunung sudah kita tentukan, radiusnya 5 kilo dari puncak gunung Merapi. masyarakat supaya berada di jarak aman dari itu. Untuk di Semeru 1 kilo dari puncak, itu yang harus diwaspadai," katanya.

Untuk mengetahui informasi terkait aktivitas yang terjadi gunung aktif di Indonesia, Kasbani menganjurkan untuk menuduh aplikasi 'Magma Indonesia' di Play Store, serta dapat mengakses vsi.esdm.go.id untuk mengetahui informasi terkini.

Sebelumnya, erupsi telah terjadi di Gunung Semeru di Kabupaten Lumajang Sabtu (16/1) pada pukul 17.24 WIB.

Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) menetapkan status gunung tertinggi di Pulau Jawa itu masih pada level II atau waspada, meskipun ada peningkatan aktivitas gunung api tersebut.

Erupsi juga disusul Gunung Merapi di Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) pada Minggu (17/1) dan memuntahkan 36 kali guguran lava pijar dalam waktu enam jam. Dan Gunung Sinabung erupsi di hari yang sama.

Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG) menuturkan jarak luncur lava pijar tersebut yaitu maksimal 1.500 meter ke arah barat daya.

Namun, BPPTKG belum menaikkan status Merapi dari siaga ke awas. Sebab, peningkatan status gunung berapi itu didasarkan pada ancaman bahaya erupsi terhadap penduduk.

(can/mik)

[Gambas:Video CNN]
TOPIK TERKAIT
REKOMENDASI
LAINNYA DI DETIKNETWORK