iPhone Diprediksi Bakal Gunakan Teknologi Pendingin

M. Ikhsan, CNN Indonesia | Rabu, 20/01/2021 01:10 WIB
Teknologi pendingin ini bisa meningkatkan kerja perangkat ponsel di setiap kondisi. Ilustrasi teknologi pendingin iPhone. (Foto: (Apple via AP))
Jakarta, CNN Indonesia --

Apple dikabarkan sedang menguji teknologi ruang uap pendingin. Teknologi itu rencananya akan disematkan pada iPhone 13 yang diduga akan dirilis akhir tahun 2021.

Oleh Apple, teknologi baru tersebut dikembangkan untuk membuat suhu iPhone terjaga ketika digunakan membuka banyak aplikasi. Menurut Apple teknologi itu adalah "kunci" perusahaan di pasar ponsel masa depan. 

Analis Apple Ming-Chi Kuo mengatakan, Apple secara agresif sedang menguji fitur itu, dan masih data yang bisa dihimpun. Dikabarkan jika teknologi itu hampir pasti akan digunakan produk-produk Apple, yang kemungkinan tahun ini.


Melansir Tech Radar, sistem pendingin pada dasarnya adalah versi miniatur sistem pendingin pada rig gaming kelas atas. Sistem itu bekerja dengan cara menguapkan air atau cairan khusus pada titik panas yang berasal dari komponen internal utama. Kemudian, energi dingin itu menangkap panas dalam ponsel.

Menurut Kuo, Apple telah mengerjakan teknologi tersebut selama beberapa waktu, meskipun belum dianggap memiliki standar yang cukup tinggi untuk dimasukkan ke dalam smartphone.

Ruang uap pada ponsel cerdas sebenarnya bukan hal baru. Huawei diketahui telah memasukkan teknologi itu di Mate 20 X. Microsoft juga telah mengeksplorasi konsep tersebut sebagai opsi potensial untuk menjaga perangkat selulernya tetap berjalan lebih dingin.

Mengutip Slashdot, Kuo yakin Apple sangat mungkin untuk memasukkan teknologi ruang uap ke dalam model iPhone yang akan datang, meskipun tidak jelas apakah sistem akan siap tahun ini.

Secara umum, teknologi ruang uap (VC) melibatkan penguapan cairan (biasanya air) dalam pipa khusus atau struktur penahan panas yang menembus melalui perangkat.

"Alasan penting iPhone untuk tidak mengadopsi VC adalah karena hasil uji reliabilitasnya tidak dapat memenuhi persyaratan tinggi Apple. Namun, kami optimis dengan jadwal peningkatan keandalan VC dan berharap setidaknya model iPhone kelas atas akan dilengkapi dengan VC dalam waktu dekat," kata Kuo.

Kuo juga yakin iPhone akan membutuhkan VC untuk mengikuti adopsi cepat 5G dan beban termal CPU yang terus meningkat.

(mik/mik)

[Gambas:Video CNN]
TOPIK TERKAIT
REKOMENDASI
LAINNYA DI DETIKNETWORK