Turki Selidiki Temuan Tugu Logam Misterius

CNN Indonesia | Selasa, 09/02/2021 16:00 WIB
Tugu logam misterius kembali muncul, kali ini monolit itu tiba-tiba muncul di Turki dekat dengan situs kuno Gobekli Tepe. Tugu monolit logam misterius kembali muncul, tiba-tiba tampak di Turki dan kini tengah dilakukan penyelidikan otoritas setempat (AP/Bekir Seyhanli)
Jakarta, CNN Indonesia --

Monolit misterius atau tugu berbahan logam muncul secara tiba-tiba ada di provinsi Sanliurfa, wilayah tenggara Turki, Selasa (9/2).

Sebuah tugu balok berbahan logam itu pertama kali ditemukan oleh seorang petani Jumat lalu. Di tugu tersebut bertuliskan aksara Turki kuno yang artinya 'Mendongaklah ke langit, lihat bulan'.

Monolit setinggi kurang lebih 3 meter itu ditemukan dekat situs warisan UNESCO, Gobekli Tepe. Sebuah situs megalitikum yang berasal dari tahun 10 SM, ribuan tahun sebelum keberadaan situs Stonehenge di Inggris.


Media setempat mengabarkan kepada AP, temuan tugu logam itu kini tengah diamankan dan sedang diselidiki lebih lanjut oleh pihak kepolisian setempat.

Tugu logam misterius lain juga pernah bermunculan di sebagian negara pada beberapa bulan terakhir dan sebagian ada yang hilang secara misterius.

Sebelumnya, penampakan tugu logam (monolit) misterius di daerah terpencil gurun negara bagian Utah, Amerika Serikat November lalu.

Selain itu, temuan tugu monolit misterius itu bukan yang terakhir. Menyusul, ada dua penampakan tugu logam lain, satu di Rumania dan satu lagi di California, AS.

Tugu logam itu ditemukan pada 18 November. Selain kemunculannya yang misterius, belakangan tugu-tugu itu menghilang tiba-tiba, sembilan hari setelah ditemukan.

Seorang saksi mata, Ross Bernards, menyebutkan ada empat orang yang mengambil tugu monolit setinggi 2,8 meter di Utah, AS.

Bernards yang merupakan seorang fotografer dari Colorado, AS mengatakan kepada New York Times bahwa ia mengemudi enam jam untuk melihat struktur aneh yang memicu spekulasi di seluruh dunia tentang bagaimana tonggak itu bisa sampai di sana.

Bernards menjelaskan setelah mendorong monolit ke tanah, keempat orang itu memecah tonggak dan mengangkutnya dengan gerobak dorong.

Selain di Amerika Serikat, Rumania juga pernah menemukan tugu logam misterius. Monolit ini ditemukan di kota Piatra Neamt, Rumania.

A metal structure sticks from the ground on the Batca Doamnei hill, outside Piatra Neamt, northern Romania, on Nov. 27, 2020. The structure, similar in shape and size to the monolith that was placed in the Utah desert, has since disappeared.(Robert Iosub/ziarpiatraneamt.ro via AP)Tugu monolit di Rumania (Robert Iosub/ziarpiatraneamt.ro via AP)

Tonggak dilaporkan ditemukan berdiri di dataran tinggi Bâtca Doamnei, dekat situs arkeologi yang menghadap ke kota.

Tonggak monolit di Rumania ditemukan dengan situs arkeologi terkenal, yakni Benteng Petrodava Dacian. Benteng itu dibangun oleh orang-orang Dasia kuno antara 82 SM dan 106 Masehi.

Tugu monolit di Rumania ini mengalami nasib yang sama dengan tugu di AS. Tugu monolit di Rumania dilaporkan menghilang secara misterius tak lama setelah tugu ditemukan.

Tugu di Rumania bukan yang terakhir. Muncul tugu monolith lain di AS. Kali ini tugu muncul di puncak Gunung Pine, Kota Atascadero, California, Amerika Serikat (AS) Rabu (2/12).

Mengutip dari laman berita harian Atascadero, tugu logam misterius itu tampaknya terbuat dari baja tahan karat, dengan tinggi 3 meter dan lebar 400 sentimeter dengan perkiraan berat 90 kilogram.

FILE - In this Nov. 18, 2020, file photo provided by the Utah Department of Public Safety, a Utah state worker stands next to a metal monolith in the ground in a remote area of red rock in Utah. The mysterious silver monolith that was placed in the Utah desert has disappeared less than 10 days after it was spotted by wildlife biologists performing a helicopter survey of bighorn sheep, federal officials and witnesses said. The Bureau of Land Management said it had received credible reports that the three-sided stainless steel structure was removed on Nov. 27.  (Utah Department of Public Safety via AP, File)Monolit logam di Utah, AS. (Utah Department of Public Safety via AP, File)

Berbeda dengan tugu di Utah dan Rumania yang tertancap ke dalam tanah, tugu di California itu dilas setiap sudutnya dengan paku keling dan panel di tiap sisi ditempel ke rangka baja di dalamnya.

Bagian atas monolit tidak menunjukkan bekas lasan, dan tampak berlubang di bagian atas, dan mungkin bagian bawah juga demikian.

Tak lama berselang, tugu itu juga dihancurkan dan di bawa sekelompok orang. Dilansir dari Vice, monolit California dirobohkan oleh sekelompok pemuda sayap kanan.

Dalam video tersebut, sekelompok tiga pria terlihat mendorong patung itu dan meneriakkan "America First" dan "Christ is King."

Salah seorang mengenakan ikat kepala "Make America Great Again". Ia menyebut bagian dari konstruksi monolit itu "gay" lalu menggantinya dengan monolit kayu salib.

(can/eks)

[Gambas:Video CNN]
TOPIK TERKAIT
BACA JUGA
REKOMENDASI
LAINNYA DI DETIKNETWORK