Singgung Musk, Bill Gates Tak Tertarik ke Mars

CNN Indonesia | Kamis, 18/02/2021 11:40 WIB
Bill Gates mengaku tak tertarik untuk melakukan perjalanan ke Mars seperti misi Elon Musk. Bill Gates mengaku tak tertarik ke Mars seperti Elon Musk (Nicolas ASFOURI / AFP)
Jakarta, CNN Indonesia --

Pendiri Microsoft Bill Gates menyatakan tidak tertarik melakukan perjalanan ke Mars seperti Elon Musk atau membeli tiket ke luar angkasa seperti rencana Jeff Bezos.

Dia lebih memilih menghabiskan uangnya untuk mengatasi masalah yang ada di Bumi.

Pernyataan Gates disampaikan saat tampil dalam podcast 'Sway' yang dipandu oleh Kara Swisher. Kala itu, dia juga mempromosikan buku terbarunya berjudul 'Bagaimana Menghindari Bencana Iklim'.


Dia mengaku lebih tertarik menggunakan kekayaan dan yayasannya untuk secara langsung mengatasi beberapa tantangan terbesar umat manusia. Selain itu, dia juga mengaku tidak terlalu tertarik untuk membeli tiket ke luar angkasa.

"Saya tidak akan membayar banyak uang karena yayasan saya dapat membeli vaksin campak dan menyelamatkan nyawa seharga US$1.000 (sekitar Rp14 juta)," kata Gates seperti dikutip Business Insider

Ketika berbicara tentang mengatasi perubahan iklim dan mengekang emisi dalam jangka panjang, Gates mengatakan orang harus lebih memperhatikan industri yang sulit dibuat lebih hijau, seperti baja dan semen.

Dalam kesempatan itu, dia memuji Elon yang membuat mobil listrik lewat perusahaan Tesla. Dia menilai inovasi Musk penting untuk mengatasi perubahan iklim.

"Penting untuk mengatakan bahwa apa yang dilakukan Elon dengan Tesla adalah salah satu kontribusi terbesar bagi perubahan iklim yang pernah dibuat siapa pun. Meremehkan Elon bukanlah ide yang bagus," ujarnya.

Melansir CNBC, Gates mengaku roket adalah solusi untuk mengatasi perubahan iklim. Dia juga mengatakan bukan orang planet Mars usai memuji apa yang dilakukan Musk terhadap perubahan iklim. 

"Saya bukan orang Mars. Saya kenal banyak orang Mars ...menurut saya roket bukanlah solusinya," ujar Gates.

Musk diketahui memiliki ambisi mengangkut 1 juta orang ke Mars pada tahun 2050 dengan roket yang dibangun oleh SpaceX. Selain Musk berencana untuk membangun kota mandiri di Mars sehingga umat manusia dapat bertahan dari kiamat masa depan di Bumi.

Sedangkan Bezos menginginkan perusahaannya, Blue Origin untuk memfasilitasi pangkalan di Bulan bersama dengan koloni luar angkasa yang dapat menampung hingga 1 triliun orang. Baik SpaceX dan Blue Origin sedang bekerja untuk mengembangkan roket yang dapat digunakan kembali yang akan secara drastis memotong biaya perjalanan ke luar angkasa.

(jps/eks)

[Gambas:Video CNN]
TOPIK TERKAIT
REKOMENDASI
LAINNYA DI DETIKNETWORK