Alasan Petani Miliarder Tuban Alergi dengan Avanza

Rayhand Purnama, CNN Indonesia | Rabu, 17/02/2021 19:38 WIB
Setelah mendapatkan uang ganti rugi lahan mereka seperti alergi membeli mobil-mobil harga relatif terjangkau sekelas Toyota Avanza yang masuk kategori low MPV. Toyota Avanza (Foto: Toyota)
Jakarta, CNN Indonesia --

Warga Desa Sumurgeneng, Kecamatan Jenu, Kabupaten Tuban berbondong-bondong membeli mobil harga ratusan juta rupiah usai mendapat berkah gusuran lahan dari Pertamina untuk proyek kilang minyak. Lebih dari 130 mobil dibeli warga yang sebagian besar berprofesi sebagai petani itu.

Fenomena warga petani di Tuban memborong ratusan mobil itu akhirnya viral di media sosial. Kebanyakan dari petani membeli merek Honda, Mitsubishi dan Toyota.

Menarik dari petani yang mendadak kaya itu, setelah mendapatkan uang ganti rugi lahan mereka seperti alergi membeli mobil-mobil harga relatif terjangkau sekelas Toyota Avanza yang masuk kategori low MPV. Meski ada, jumlah warga yang membeli MPV pesaing Mitsubishi Xpander itu bisa dihitung dengan jemari.


Para petani yang kaya mendadak itu justru memilih mobil kelas medium ke atas seperti Innova dan Fortuner. Harga baru Fortuner saat ini mulai Rp509,9 juta- Rp709,5 juta, sementara Innova Rp339,6 juta- Rp442,9 juta.

"Segmennya yang dibeli itu lebih ke Innova ke atas. Tapi Innova juga yang Venturer [varian tertinggi] kebanyakan. Paling Rush, kalau Avanza cuma satu, dua. Ya karena kan duit yang mereka terima cukup besar, jadi segmen yang diambil kebanyakan high juga. Dan yang paling mahal itu di kita Fortuner," kata Branch Manager Auto 2000 Tuban, Arie Soerjono saat dihubungi, Rabu (17/2).

Menurut Arie, pihaknya mendapat order ratusan mobil baru Toyota yang dipesan dari warga. Pemesanan sudah dilakukan sejak April 2020.

"Tapi itu berjenjang. Karena mereka pencairan dana ada gelombangnya. Sehingga tidak langsung. Seperti mungkin bulan ini masuk 10, kemudian bulan depan 20 dan sebagainya. Jadi pesanan pertama itu dari April 2020, dan viralnya memang baru kemarin," ucap Arie.

Selama beberapa bulan terakhir, Auto2000 berusaha untuk memenuhi permintaan konsumen sampai harus menghubungi dealer rekanan untuk mengantisipasi lonjakan pemesanan mobil baru Toyota.

"Jadi penjualan dari area lain turun, nah unitnya bisa supply yang ada di sini. Jadi kami tidak ada kendala, seperti kekurangan stok," ucap Arie.

(ryh/mik)

[Gambas:Video CNN]
TOPIK TERKAIT
REKOMENDASI
LAINNYA DI DETIKNETWORK