Nomor Ponsel Pengguna Facebook Dijual Rp281 ribu di Telegram

CNN Indonesia | Rabu, 27/01/2021 19:01 WIB
Nomor pengguna Facebook yang berada di balik bot Telegram dijual US$20 atau Rp281 ribu. Ilustrasi Facebook. (AFP/OLIVIER DOULIERY)
Jakarta, CNN Indonesia --

Nomor telepon pengguna Facebook dilaporkan dijual menggunakan bot aplikasi perpesanan terenkripsi Telegram.

Mengutip The Verge, nomor pengguna Facebook yang berada di balik bot Telegram dijual US$20 atau Rp281 ribu. Terdapat juga harga borongan hingga US$5.000 atau Rp70juta.

Alon Gal, salah satu pendiri dan CTO perusahaan keamanan siber Hudson Rockyang menemukan hal itu dan mengatakan orang yang menjalankan bot tersebut mengklaim memiliki informasi 533 juta pengguna Facebook.

"Sangat mengkhawatirkan melihat database sebesar itu dijual di komunitas kejahatan dunia maya, itu sangat membahayakan privasi kami dan pasti akan digunakan untuk smishing (praktik penipuan mengirim pesan teks) dan kegiatan penipuan lainnya oleh aktor jahat," kata Gal mengutip Business Standard, Rabu (27/1).


Data yang dijual itu dikatakan diperoleh setelah Facebook mengalami kerentanan pada 2019.

Menurut Gal meski data sudah terbilang lama, namun tetap beresiko terhadap keamanan siber dan privasi bagi mereka yang nomor teleponnya terungkap. Bot tersebut juga mengklaim memiliki informasi tentang pengguna Facebook dari AS, Kanada, Inggris, Australia, dan 15 negara lainnya.

Bot telah berjalan setidaknya sejak 12 Januari 2021 pada aplikasi Telegram menurut tangkapan layar yang diposting oleh Gal, namun data yang diberikan aksesnya berasal dari 2019.

Baik Facebook atau Telegram sejauh ini belum secara resmi mengomentari laporan tersebut.

"Sangat penting bahwa Facebook memberi tahu penggunanya tentang pelanggaran ini sehingga mereka cenderung tidak menjadi korban berbagai upaya peretasan dan rekayasa sosial," kata Gal.

(dal/DAL)

[Gambas:Video CNN]
TOPIK TERKAIT
REKOMENDASI
LAINNYA DI DETIKNETWORK