Viral Profil Desa Cijalingan di Wikipedia, Singgung KPK

CNN Indonesia | Jumat, 12/03/2021 19:32 WIB
Profil desa Cijalingan, Sukabumi di Wikipedia ramai diperbincangkan warganet terkait ribut jalan rusak yang tak kunjung diperbaiki. ilustrasi Wikipedia. (LIONEL BONAVENTURE / AFP)
Jakarta, CNN Indonesia --

Profil desa Cijalingan, Sukabumi di Wikipedia ramai diperbincangkan warganet. Pasalnya, deskripsi desa itu diubah setelah oknum perangkat desa setempat memarahi seorang guru yang mengunggah jalan rusak menuju tempatnya bertugas di Desa Cijalingan menjadi viral.

Berdasarkan pantauan CNNIndonesia.com Jumat (12/3) sore, keterangan desa itu telah berganti dengan deskripsi yang sudah diubah oleh pihak yang belum diketahui identitasnya.

Pada halaman Wikipedia Desa Cikajang tertulis imbauan meminta masyarakat untuk melapor ke Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) agar dana pembangunan desa bisa diusut kejelasannya. Tertulis juga deskripsi yang menggambarkan kondisi desa tersebut saat ini.


"Silakan lapor KPK atau Ombudsman agar dana pembangunan desa dan dana desa dari pusat bisa diusut kejelasannya," tulisan Wikipedia.

"Cijalingan adalah desa yang kondisi jalannya sudah rusak bertahun-tahun, dan terkenal dengan aparatur desa yang anti-kritik," tambahnya.

Pada halaman itu menyebut langkah mengubah deskripsi menjadi bentuk luapan ekspresi keresahan kondisi desa, karena aparat desa setempat dituding melakukan tindakan intimidatif dengan melakukan kekerasan verbal kepada seorang guru.

Kejadian itu berawal dari seorang guru berinisial E yang memposting kondisi jalan rusak di Desa Cijalingan, Kecamatan Cicantayan, Kabupaten Sukabumi yang diunggah di media sosial.

[Gambas:Instagram]

Usai mengunggah ke media sosial, perangkat desa mempertanyakan motif di balik unggahan guru itu ke akun media sosialnya. Dalam sejumlah percakapan, aparat desa tidak menerima unggahan tersebut.

Dalam video berdurasi 4 menit 29 detik itu, guru tersebut sampai meminta maaf kepada para aparat desa yang mendatanginya.

Perseteruan antara aparat desa dengan guru SMP itu sudah mencapai kata damai. Menurut Camat Cicantayan Sendi Apriadi, sebelum beredarnya video marah-marah itu, ketegangan kedua belah pihak sudah diredakan bahkan dihadiri aparat dari kepolisian dan TNI.

"Selesai saat itu juga, sayang yang muncul yang itu sudah pelukan sudah apa. Sudah dianggap tidak ada masalah maka beliau (guru) membuat klarifikasi, pak Kades juga membuat klarifikasi," ujar Sendi mengutip detik.com.

[Gambas:Instagram]



(can/DAL)

[Gambas:Video CNN]
TOPIK TERKAIT
REKOMENDASI
LAINNYA DI DETIKNETWORK