Varian Virus Corona Eek Muncul di Jepang, Beda dari Inggris

Reuters, CNN Indonesia | Senin, 05/04/2021 12:56 WIB
Varian baru mutasi virus corona yang diberi nama Eek muncul di Jepang, varian ini berbeda dari mutasi corona Inggris. Ilustrasi. Varian baru mutasi virus corona yang diberi nama Eek muncul di Jepang, varian ini berbeda dari mutasi corona Inggris. (iStockphoto/BlackJack3D)
Jakarta, CNN Indonesia --

Jepang sedang dilanda varian baru mutasi virus corona yang disebut para ahli setempat sebagai varian corona Eek.

Pasalnya, vaksin disebut tak terlalu ampuh melindungi infeksi varian virus corona Eek yang memiliki nama asli E484K ini.

Dilaporkan Reuters, sekitar 70 persen pasien yang dites di rumah sakit di Tokyo bulan lalu terinfeksi virus corona yang sudah bermutasi ini.


Pada Maret lalu, sebanyak 10 dari 14 orang yang dites positif Covid-19 di Tokyo Medical and Dental University Medical Hospital ternyata terinfeksi varian virus corona Eek ini.

Sementara itu berdasarkan data Februari hingga Maret, terdapat 12 dari 36 pasien Covid yang membawa mutasi virus corona Eek ini.

Tidak ada seorang pun dari mereka yang baru bepergian keluar negeri belakangan atau dilaporkan kontak dengan orang yang baru pulang dari luar negeri. Laporan NHK menyebut, tidak ada seorang pasien pun yang terinfeksi mutasi virus corona Eek ini yang tertular oleh varian virus corona Inggris.

Pihak rumah sakit belum memberikan keterangan terkait hal ini.

Varian baru mutasi virus corona ini muncul di tengah persiapan Jepang menjadi penyelenggara Olimpiade musim panas pada Juli mendatang.

Para ahli mengkhawatirkan penularan mutasi virus corona ini bakal terjadi. Apalagi saat ini belum semua warga Jepang telah mendapat vaksinasi.

Pada Jumat, 446 infeksi baru virus corona terjadi di Tokyo. Angka ini masih di bawah puncak penularan sebanyak 2.500 orang pada Januari.

Di Osaka, dilaporan kasus infeksi baru muncul menembus rekor di angka 666.

(eks)


[Gambas:Video CNN]
TOPIK TERKAIT
REKOMENDASI
LAINNYA DI DETIKNETWORK