HP China Rebut Tahta Samsung di 6 Negara Termasuk Indonesia

eks, CNN Indonesia | Selasa, 11/05/2021 18:27 WIB
Tahta Samsung sebagai vendor ponsel nomor wahid direbut produsen China di 6 negara termasuk Indonesia. Ilustrasi. Tahta Samsung sebagai vendor ponsel nomor wahid direbut produsen China di 6 negara termasuk Indonesia. (dok. Samsung)
Jakarta, CNN Indonesia --

Samsung kehilangan tahta produsen ponsel nomor 1 di 6 negara termasuk Indonesia, disalip oleh produsen China seperti Xiaomi dan Oppo.

Berdasarkan data Canalys di kuartal pertama 2021, tahta Samsung telah direnggut di Indonesia, Thailand, Filipina, Vietnam, India, dan Spanyol.

Di 4 negara kawasan Asia Tenggara (Indonesia, Vietnam Thailand, Filipina), pasar Samsung turun 19 persen dari sebelumnya 22 persen.


India dan Spanyol

Selain 4 negara Asia Tenggara, tahta Samsung juga direbut oleh Xiaomi di Spanyol dan India pada kuartal 1 2021.

Berdasarkan data Canalys, Xiaomi tetap memimpin pasar di India dengan menguasai 28 persen pangsa pasar dan pertumbuhan 11 persen tahun ke tahun per-Q1 2021. Total terdapat 37,1 juta smartphone Xiaomi yang dikapalkan di India.

Sementara Samsung ada di tempat kedua dengan 19 persen pangsa pasar dengan total 7 juta perangkat. Angka ini turun dari kuartal sebelumnya yang mencapai 21 persen, mengutip NDTV

Sementara di Spanyol, Xiaomi juga lagi-lagi menjegal Samsung dari posisi 1 untuk pertama kalinya. Berdasarkan data Couterpoint, Xiaomi berhasil menguasai 35 persen total pangsa pasar smartphone di Spanyol. Terpaut tipis dengan Samsung di tempat kedua dengan 34 persen. Apple ada di tempat ketiga dengan 14 persen.

Xiaomi berhasil naik 11 persen dari kuartal 1 2020 yang hanya menguasai 24 persen. Samsung juga tumbuh dari 25 persen di Q1 2020 ke 34 persen tahun ini. Di Spanyol kesuksesan Xiaomi didongkrak oleh Redmi 9A dan Redmi K40.

Mengutip GizmoChina, Di pasar Eropa, produsen ponsel China tengah berlomba mengisi pangsa pasar yang ditinggalkan Huawei dan Honor. Xiaomi, Vivo, dan Oppo sama-sama berusaha menggaet pengguna di negara itu. 

Asia Tenggara

Oppo menyabet pangsa pasar Samsung dan kini bergantian menguasai 22 persen pangsa pasar di empat negara kawasan Asia Tenggara. Total terdapat 27 juta smartphone yang dikapalkan ke empat negara ini, dengan peningkatan 34 persen dari tahun ke tahun.

Laporan Canalys menyebut pengapalan Samsung naik 20 persen dari tahun ke tahun, tapi tetap saja produsen ponsel asal Korea Selatan itu kehilangan pasar di beberapa negara.

Dengan Samsung merosot ke tempat kedua, posisi tiga, empat, dan lima juga dikuasai oleh produsen China.

Vivo menguasai 16 persen pasar, Xiaomi dan Realme masing-masing 13 dan 11 persen. Apple ada di posisi enam di empat negara Asia Tenggara tadi dengan pangsa pasar 6 persen.

Mengutip SamMobile, dalam setahun terakhir, Samsung telah merilis banyak smartphone kelas menengah. Harapannya, ponsel di segmen ini bisa meningkatkan pangsa pasar mereka. 

Namun, nyatanya perusahaan masih tak berhasil mendominasi pasar dari merek China. Sebab, vendor-vendor ini menawarkan spesifikasi yang kompetitif untuk segmen harga yang sama dibanding seri Samsung Galaxy.

(eks)

[Gambas:Video CNN]
TOPIK TERKAIT
REKOMENDASI
LAINNYA DI DETIKNETWORK