Waspada Trojan Pencuri Password Disebut Meningkat di Asean

CNN Indonesia | Senin, 17/05/2021 10:35 WIB
Pencuri kata sandi (password stealers) adalah jenis malware yang bertujuan untuk mencuri informasi akun pengguna. Ilustrasi Trojan pencuri kata sandi. (Istockphoto/ Undefined)
Jakarta, CNN Indonesia --

Perusahaan keamanan siber dan privasi digital global, Kaspersky mengklaim telah mencegah 25 persen lebih banyak pencuri kata sandi atau password di kawasan Asia Tenggara, termasuk Indonesia selama tiga bulan pertama 2021 dibandingkan dengan periode yang sama pada tahun 2020.

Pencuri kata sandi (password stealers) adalah jenis malware yang bertujuan untuk mencuri informasi akun, yang pada dasarnya mirip dengan Trojan perbankan.

Tetapi alih-alih mencegat atau mengganti data yang dimasukkan, ia biasanya mencuri informasi yang sudah disimpan di komputer seperti nama pengguna dan kata sandi yang disimpan di browser, cookie, dan file lain yang kebetulan ada di perangkat keras atau perangkat yang terinfeksi.


Secara keseluruhan, Kaspersky telah memblokir sebanyak 776.684 trojan yang dirancang untuk mencuri akun pada kuartal awal 2021. Sementara 2020, hanya sebesar 620.742 trojan.

"Sementara Indonesia mencatat sedikit penurunan dari 2020 sebanyak 112,255 trojan, menjadi 109,932 di 2021," tulis Kaspersky lewat keterangan tertulis, Senin (17/5).

Empat negara ASEAN lainnya mencatat peningkatan pada deteksi pencuri kata sandi. Singapura mencatat kenaikan tertinggi pada 79 persen diikuti oleh Malaysia sebesar 61 persen.

Negara-negara ASEAN menampung pengguna media sosial paling aktif di dunia. Pada saat yang sama, kawasan ini juga menunjukkan pergeseran digital besar-besaran dengan kecepatan sangat tinggi. Tercatat ada 400 juta konsumen online, angka yang diperkirakan akan terjadi tidak sampai 2025.

"Oleh karena itu, para pelaku kejahatan siber juga nampaknya akan sangat tertarik untuk mengambil alih akun virtual orang di Asia Tenggara yang penuh dengan data keuangan dan rahasia," kata Yeo Siang Tiong, General Manager untuk Asia Tenggara di Kaspersky.

Untuk meningkatkan kekuatan kata sandi dan mengamankan akun Anda, para ahli Kaspersky memberikan beberapa tips sebagai berikut:

1. Periksalah kekuatan kata sandi Anda saat ini. 

2. Gunakan Have I Been Pwned, untuk melihat apakah kata sandi Anda telah bocor secara online.

3. Memperbarui kata sandi Anda secara teratur, setidaknya setiap 90 hari. Pengelola kata sandi dapat membantu Anda untuk mengingatnya.

4. Menerapkan otentikasi dua faktor, sehingga meskipun login dan kata sandi telah dicuri, para pelaku kejahatan siber tidak akan cukup untuk mengakses akun Anda.

5. Hanya mengunduh aplikasi dari sumber terpercaya.

6. Gunakan solusi keamanan yang andal, seperti Kaspersky Total Security, yang akan dapat mengidentifikasi dan menghentikan para pencuri online mencuri data Anda.

(dal/DAL)

[Gambas:Video CNN]
TOPIK TERKAIT
REKOMENDASI
LAINNYA DI DETIKNETWORK